periskop.id - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau SURGE bersama Huawei resmi meluncurkan jaringan 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1,4GHz komersial pertama di dunia. Peluncuran ini menyusul dimulainya layanan komersial IRA (Internet Rakyat) oleh anak usaha SURGE, PT Telemedia Komunikasi Pratama, pada 19 Februari 2026.

Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk sekaligus Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama, Shannedy Ong, menyebut peluncuran komersial 5G FWA 1,4GHz menjadi tonggak penting dalam pengembangan konektivitas broadband nasional.

“Dengan spektrum 80MHz, lebih dari 3.000 situs yang direncanakan pada Fase-1, serta pasar Region-1 yang dapat menjangkau lebih dari 45 juta, kami membangun ekosistem yang skalabel untuk menghadirkan konektivitas berkualitas tinggi dan terjangkau secara nasional,” ujar Shannedy dalam keterangannya, Kamis (5/3).

Melalui layanan IRA (Internet Rakyat), SURGE menghadirkan akses internet fixed broadband berkecepatan hingga 100 Mbps dengan harga Rp100.000 per bulan, dilengkapi kuota tanpa batas serta fasilitas modem tanpa biaya sewa.

Skema ini dirancang untuk memperluas akses konektivitas digital bagi masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan internet cepat dengan harga terjangkau. Inisiatif ini tidak hanya menghadirkan layanan internet, tetapi juga berupaya mendefinisikan ulang model layanan fixed wireless access melalui kombinasi inovasi spektrum dan pendekatan aksesibilitas bagi pasar massal.

“Dengan konektivitas yang lebih merata, layanan ini diharapkan mampu mendorong gaya hidup digital, memperluas partisipasi ekonomi, serta mempercepat transformasi digital nasional,” tambah Shannedy.

Sementara itu, CEO Huawei Smart Rail Business Unit, Raymond Zuo, menyatakan Huawei bangga dapat mendukung SURGE dalam menghadirkan implementasi komersial pertama di dunia untuk 5G FWA pada pita 1,4GHz.

“Huawei bangga mendukung SURGE dalam menghadirkan penyebaran 5G FWA komersial pertama di dunia di pita 1,4GHz. Melalui kapabilitas ekosistem end-to-end kami dan dukungan roadmap berkelanjutan, kami tetap berkomitmen untuk memungkinkan pertumbuhan fixed broadband yang berkelanjutan dan inklusi digital di Indonesia,” ujar Raymond.

Kerja sama strategis antara SURGE dan Huawei yang diformalkan dalam ajang MWC Barcelona 2026 turut memperkuat kolaborasi jangka panjang kedua perusahaan dalam memperluas jaringan, mengembangkan ekosistem spektrum 1,4GHz, serta mempercepat penyebaran layanan fixed broadband terjangkau di seluruh Indonesia.

Peluncuran jaringan ini memanfaatkan spektrum kontigu selebar 80MHz pada pita 1,4GHz dengan rencana pembangunan lebih dari 5.000 situs. Infrastruktur tersebut ditargetkan menjangkau wilayah Region-1 yang mencakup Jawa, Maluku, dan Papua, dengan potensi pasar lebih dari 45 juta rumah tangga.

Dengan kapasitas bandwidth tersebut, teknologi ini mampu menghadirkan performa 5G FWA berkapasitas tinggi sekaligus menjadikan pita 1,4GHz sebagai lapisan fixed broadband yang skalabel, baik untuk kawasan padat penduduk maupun wilayah yang masih minim akses internet.

Dalam kerja sama ini, Huawei menyediakan solusi ekosistem end-to-end yang mencakup Radio Access Network (RAN), Core Network, Customer Premises Equipment (CPE), Railway 5G FRMCS+AI, manajemen proyek, serta layanan terkelola. Dukungan tersebut juga meliputi inovasi produk, peningkatan solusi teknologi, serta penyelarasan roadmap jangka panjang guna memastikan ekosistem 1,4GHz berkembang secara berkelanjutan.

Selain pembangunan infrastruktur jaringan, kedua perusahaan juga akan mengembangkan ekosistem spektrum 1,4GHz melalui berbagai langkah strategis, termasuk optimalisasi jaringan, peningkatan kinerja, pengembangan ekosistem perangkat, penyediaan solusi fixed broadband terintegrasi sesuai kebutuhan pasar Indonesia, serta pengembangan roadmap teknologi berkelanjutan.

Melalui pendekatan fixed wireless access berbasis 5G ini, SURGE berupaya menjawab kesenjangan digital di Indonesia dengan memperluas konektivitas last-mile tanpa memerlukan pembangunan jaringan fiber secara masif. Strategi ini dinilai mampu menekan hambatan infrastruktur sekaligus menghadirkan layanan broadband dengan harga lebih kompetitif bagi masyarakat.

Dengan kombinasi teknologi 5G, model bisnis terjangkau, serta dukungan ekosistem global, peluncuran jaringan 5G FWA 1,4GHz ini diharapkan memperkuat lanskap fixed broadband nasional sekaligus menjadi katalis penting dalam mempercepat transformasi digital Indonesia.