Periskop.id - Di saat masyarakat Indonesia harus terus memutar otak dan mengencangkan ikat pinggang menghadapi impitan ekonomi, nasib berbeda justru dialami oleh tetangga sebelah. 

Pemerintah Singapura kembali menunjukkan aksi nyata dalam melindungi warganya dari gempuran inflasi dengan mengucurkan bantuan cuma-cuma berupa voucher belanja.

Melansir CNA, seluruh rumah tangga di Singapura dipastikan bakal menerima tambahan voucher Community Development Council (CDC) sebesar 300 dolar Singapura atau sekitar Rp4,2 juta pada Januari 2027 mendatang. Angka ini dihitung berdasarkan kurs Tengah Bank Indonesia per 30 Juli 2026 yang berada di kisaran Rp14.001,94 per dolar Singapura.

Suntikan dana segar ini bukan sekadar bantuan kecil biasa. Bantuan voucher tersebut merupakan bagian integral dari paket dukungan ekonomi mencapai 900 juta dolar Singapura atau setara Rp12,6 triliun. 

Langkah cepat ini diambil Pemerintah Singapura demi meredam gejolak tekanan biaya hidup masyarakat yang dipicu oleh krisis kawasan Timur Tengah.

Menariknya lagi, tambahan bantuan Rp4,2 juta ini dialokasikan di luar voucher CDC reguler sebesar 500 dolar Singapura atau sekitar Rp7 juta, yang semula dijadwalkan cair pada Januari 2027, tetapi akhirnya dimajukan pelaksanaannya ke bulan Juni.

Dengan akumulasi tersebut, setiap rumah tangga di Singapura secara total mengantongi voucher CDC senilai 800 dolar Singapura atau setara Rp11,2 juta yang dapat digunakan hingga 31 Desember 2027.

Voucher ini dapat dibelanjakan secara langsung di lebih dari 24.000 pedagang kaki lima, toko-toko di kawasan pemukiman (heartland), hingga jaringan supermarket lokal yang terdaftar.

Menteri Kedua Keuangan Singapura, Jeffrey Siow, menegaskan bahwa kucuran paket dukungan bagi rumah tangga dan pelaku usaha ini dirancang khusus untuk meringankan beban pengeluaran harian sekaligus meredam efek kejut dari kenaikan inflasi.

Tak berhenti di situ, pemerintah setempat juga menyiapkan skema peningkatan potongan harga utilitas (U-Save rebate) untuk menekan beban tagihan listrik dan air, lengkap dengan tambahan bantuan keuangan khusus bagi keluarga berpendapatan rendah.