periskop.id – Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik memastikan seluruh kegiatan operasional dan perdagangan di lantai bursa akan tetap berjalan normal tanpa gangguan, menyusul pengunduran diri Direktur Utama BEI yang telah ditindaklanjuti dengan penunjukan pejabat pengganti melalui mekanisme internal.
“Di Bursa Efek Indonesia juga sudah dilakukan rapat direksi untuk menunjuk pejabat Direktur Utama dan sudah disetujui oleh Dewan Komisaris. Untuk itu, kami memastikan operasional di Bursa Efek Indonesia akan berjalan secara normal,” kata Jeffrey dalam Doorstop Media Penataan dan Penguatan Pasar Modal Indonesia di Wisma Danantara, Sabtu (31/1).
Jeffrey menegaskan transisi kepemimpinan ini tidak akan menghambat roda organisasi. Proses pengambilan keputusan strategis oleh manajemen bursa dipastikan tetap berjalan efektif sebagaimana mestinya.
Situasi ini menjadi momentum bagi BEI untuk mempertegas komitmennya. Otoritas bursa bertekad membangun pasar modal Indonesia yang tidak hanya besar secara kapitalisasi, tetapi juga unggul dalam integritas.
“Kami juga menegaskan komitmen kami untuk membangun pasar modal Indonesia berkelas dunia tidak hanya setara dalam hal nilai perdagangan dan kapitalisasi pasar, tetapi juga setara dalam transparansi dan tata kelola,” ujarnya.
Merespons gejolak pasar belakangan ini, manajemen bursa mengaku telah menjalin komunikasi intensif dengan pihak eksternal. Salah satunya adalah berdialog dengan penyedia indeks global atau Global Index Providers.
Langkah ini diambil untuk menjawab kekhawatiran investor asing terkait isu transparansi dan likuiditas saham di Indonesia. BEI berjanji akan segera merealisasikan harapan para pemangku kepentingan internasional tersebut.
“Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa Indeks Provider Global dan kami sudah menampung apa yang diharapkan dan semua itu akan kami deliver dalam waktu secepat mungkin,” janji Jeffrey.
Upaya pemenuhan standar global ini dinilai krusial. Tujuannya adalah memberikan rasa aman dan perlindungan yang setara bagi seluruh pelaku pasar, baik investor domestik maupun asing.
Jeffrey juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah dalam situasi ini. Dukungan penuh dari kementerian terkait menjadi modal penting bagi BEI untuk menjalankan mandatnya sebagai penyelenggara pasar.
“Terima kasih untuk dukungannya Pak Menko, Bapak, Ibu semua untuk dukungan yang luar biasa kepada kami, untuk menjalankan mandat kami, untuk menyelenggarakan perdagangan yang teratur, wajar dan efisien,” tutupnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar