Periskop.id - PT. MRT Jakarta (Perseroda) meresmikan nama Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai bagian dari bisnis perusahaan dalam bidang penjualan hak penamaan (naming rights).

"Semoga kolaborasi antara MRT Jakarta dan BSI (Bank Syariah Indonesia) dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, terutama bagi publik," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat dalam peresmian Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia di Jakarta, Rabu (10/12). 

Dia mengatakan, pihaknya mendapatkan tiga mandat dari pemerintah, yakni membangun infrastruktur, mengoperasikan dan memelihara kereta, jalur, stasiun, dan seluruh fasilitas yang ada, serta membangun kawasan transit di setiap stasiun. Ketiga mandat tersebut sejalan dengan pembangunan proyek MRT Jakarta yang berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menambahkan kehadiran mereka yang kini menjadi bagian dari MRT Jakarta itu diharapkan mampu mendorong mobilitas masyarakat urban.

"Dengan hadirnya BSI di Lebak Bulus, tentu saja bagian dari kita menjadi lebih dekat dengan masyarakat, hadir di ruang publik, sehingga masyarakat bisa lebih melihat apa itu produk-produk perbankan syariah," tutur Anggoro.

Dia menyebutkan, BSI memiliki dua tujuan, yakni literasi perbankan syariah Indonesia yang mencapai 4,3%, namun dari segi inklusifnya baru mencapai 13%. Tujuan selanjutnya, yakni prinsip keberlanjutan yang mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.

"Jadi, dua poin penting inilah yang mendasari kami untuk BSI bekerja sama dengan PT MRT. Satu, literasi. Kedua, memang kita sama-sama mendorong masyarakat untuk ayo naik MRT sebagai transportasi publik," ucap Anggoro.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, pihaknya ingin mendekatkan bank syariah kepada masyarakat melalui produk-produk terbaru, di antaranya zakat, infaq, dan sedekah.

"Insya Allah, semakin berkah, tidak hanya buat BSI, tapi juga buat PT MRT. Karena setiap tahun, dari keuntungan Bank Syariah, ada bagian zakat yang kita bayarkan," ungkap Anggoro.

Sekadar catatan, sejauh ini, tercatat sembilan stasiun MRT Jakarta yang telah mendapatkan hak penamaan, yaitu Bundaran HI Bank DKI, Stasiun Fatmawati Indomaret, Cipete Raya TUKU, Blok M BCA, Senayan Mastercard, Istora Mandiri, Setiabudi Astra, Dukuh Atas BNI, dan Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia.

Lebih Dikenal

Secara umum, Anggoro membeberkan, alasan memilih hak penamaan (naming rights) di Stasiun MRT Lebak Bulus, yaitu sebagai upaya strategi agar lebih dikenal masyarakat.

"Kita melihat bahwa Stasiun Lebak Bulus itu selalu disebut di setiap stasiun. Harapannya, dengan selalu disebut Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, masyarakat semakin perhatian tentang Bank Syariah Indonesia. Ini bagian dari strategi branding kita,"imbuhnya.  

Dia mengatakan, dengan seringnya melihat dan mendengar langsung nama BSI, maka diharapkan pengguna MRT tertarik menjadi nasabah. Terkait rentang waktu kontrak, dia menjelaskan itu dapat berjalan selama tiga tahun atau lebih, seiring evaluasi yang dijalankan bersama dengan pihak MRT Jakarta.

"Kerja sama ini tentu akan kita selalu melihat kembali (review) apakah ada peningkatan manfaatnya. Tapi paling tidak, kerja sama ini akan berjangka panjang," ucap Anggoro.

Dalam promosinya bagi pengguna MRT, pasca perubahan nama, BSI menawarkan pengembalian uang (cashback) Rp100 ribu untuk 1.000 nasabah. Selain itu, ada pula 50% diskon bagi tenant yang menggunakan aplikasi BYOND, serta fasilitas cuci emas dan layanan perbankan syariah lainnya.

Sementara itu, duta (brand ambassador) BSI pasangan artis Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah mengharapkan kolaborasi BSI dengan MRT Jakarta berdampak positif bagi pengguna transportasi publik."Semoga kolaborasi MRT dan Bank Syariah banyak manfaatnya untuk masyarakat," ucap Atta.

Berdasarkan data MRT Jakarta, Stasiun Lebak Bulus merupakan stasiun dengan jumlah pelanggan terbanyak ke-3, yakni 431.536 pelanggan. Sepanjang November 2025, MRT Jakarta mencatat 4.173.621 pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta. Dari total tersebut, sekitar 139.121 pelanggan per hari naik MRT Jakarta.