periskop.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengajak generasi Z (Gen Z) untuk mengikuti lomba mencari solusi mengatasi masalah sampah dan kemacetan dalam rangka menyambut 500 tahun kota Jakarta.
“Kalau bagi Gen Z yang penting pasti-pasti aja. Sehingga kami dengan ini menyatakan pokoknya hadiahnya akan kami buat menarik dan kalau perlu gen Z nanti kita fasilitasi untuk melihat dunia. Apakah melihat Beijing, New York, dan sebagainya, kami fasilitasi untuk itu,” kata Pramono, di Jakarta Creative Hub, Kamis (18/12).
Pramono menilai, dengan lomba tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta ingin mendorong anak muda untuk ikut berkontribusi memberikan ide dan solusi atas sejumlah permasalahan di Jakarta.
Pramono meyakini gig economy sekarang sudah hampir 2,5 juta yang menerima manfaatnya. Angka ini sesuai dengan data terakhir dari statistik.
Adapun, lomba tersebut dibuka selama dua bulan agar Gen Z memiliki waktu cukup untuk menyiapkan gagasan terbaik mereka.
Selain lomba, Pramono juga mengungkapkan komitmen Pemprov Jakarta mendukung gig economy. Saat ini, Jakarta menyumbang 16,39% terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) nasional dan mencatat pertumbuhan ekonomi 5,04% pada triwulan III-2025.
“Sebagai kota yang memberikan kontribusi 16,39% terhadap PDB, dan Jakarta ini sekarang tumbuh 5,04% di triwulan ketiga ini, tentunya kami betul-betul berharap bisa bersinergi dengan pemerintah pusat,” tutur dia.
Akibatnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting agar program pengembangan ekonomi digital dan kreatif dapat berjalan maksimal.
“Maka saya sungguh berterima kasih Pak Menko, Pak Menteri, kerja sama yang seperti ini pasti akan menjadi sesuatu yang bermanfaat ke depannya. Bukan hanya bagi generasi Z tetapi juga secara keseluruhan,” tegas Pramono.
Tinggalkan Komentar
Komentar