Periskop.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar malam bebas kendaraan bermotor atau Car Free Night pada malam takbiran di sepanjang jalan MH Thamrin-Jenderal Sudirman. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebutkan kegiatan tersebut dimulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. 

Dia mengatakan, memang terjadi perubahan waktu penyelenggaraan kegiatan tersebut agar masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk sholat id. “Car Free Night akan berlaku dari jam 8 sampai jam 10 malam. Kemarin, rencana mau kita mulai jam 10 malam, cuma kalau jam 10 terlalu lama sampai jam 12 kan, sehingga untuk persiapan salat id-nya akan terkendala,” kata Rano saat dijumpai di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/3). 

Dia menjelaskan kegiatan Car Free Night akan berlangsung selama dua jam. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan saat Car Free Night tersebut, antara lain pawai obor dan Festival Bedug.

Kendati demikian, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan rencana pelaksanaan Car Free Night masih menunggu hasil keputusan sidang isbat.

“Untuk Car Free Night, memang ada dilema sedikit, karena sidang isbatnya itu kan apakah dilakukan tanggal 19 atau 20, kami sedang menunggu itu. Mudah-mudahan seperti yang diperkirakan,” ungkap Pramono.

Kendaraan Dilarang Melintas
Acara tersebut nantinya diselenggarakan di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin. Oleh sebab itu, nantinya, kendaraan pribadi dilarang melintas di sepanjang jalan tersebut selama acara berlangsung.

Namun, masyarakat yang ingin pergi ke kawasan itu dapat menggunakan Transjakarta karena tetap beroperasi seperti biasa pada momen tersebut. Dia pun berharap masyarakat dapat menikmati malam menjelang Idulfitri dengan penuh suka cita. 

Bagi masyarakat yang ingin berbelanja, Pemprov DKI juga menyelenggarakan diskon hingga 80% di pusat-pusat perbelanjaan.

“Beberapa pusat-pusat perbelanjaan akan ada yang memberikan diskon sampai dengan 80%. Jadi, ada diskon 80%, ada Ramadhan sale dan sebagainya, yang dimulai dari tanggal 4 Maret sampai dengan tanggal 31 Maret,” papar Pramono.