Periskop.id - Warga Jakarta kini memiliki pilihan baru untuk melanjutkan aktivitas Minggu pagi dari kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) menuju Ancol. Pemprov DKI Jakarta meluncurkan shuttle Transjakarta rute Bundaran Senayan-Bundaran Symphony of The Sea Ancol atau 15ST yang khusus beroperasi selama car free day(CFD).

Rute tersebut mulai diluncurkan Minggu (9/8) dan beroperasi setiap Minggu pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Waktu tunggu antarmoda atau headway ditetapkan sekitar 20 menit, sehingga masyarakat dari kawasan CFD dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Ancol menggunakan transportasi publik.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan tarif normal yang diberlakukan sama dengan layanan reguler Transjakarta.

“Masyarakat yang memanfaatkan layanan ini cukup dengan membayar tarif reguler Transjakarta sebesar Rp3.500,” kata Budi.

Namun, khusus pada hari pertama peluncuran, Pemprov DKI memberikan tarif simbolis Rp1.

“Sebagai bentuk apresiasi, khusus pada hari peluncuran tanggal 9 Agustus 2026, layanan ini dapat dinikmati dengan tarif spesial sebesar Rp1,” ucapnya.

Peluncuran dijadwalkan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan menjadi bagian dari rangkaian pembaruan layanan transportasi Dishub DKI.

Isi Kekosongan Layanan Transjakarta saat CFD

Shuttle 15ST tidak sepenuhnya menggantikan rute Transjakarta menuju Ancol yang sudah ada. Transjakarta saat ini memiliki rute 1W Blok M-Ancol sebagai salah satu layanan pengumpan reguler.

Namun, pada Minggu rute 1W tercatat beroperasi mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Jadwal tersebut berkaitan dengan pola operasional selama HBKB di koridor Sudirman-Thamrin. Dengan hadirnya 15ST pada pukul 06.00-10.00 WIB, akses transportasi umum menuju Ancol tersedia justru ketika kegiatan CFD berlangsung.

RRI melaporkan layanan baru tersebut akan menggunakan bus tunggal bertenaga listrik. Penggunaan armada listrik juga sejalan dengan upaya Pemprov DKI memperluas penggunaan angkutan umum rendah emisi.

Budi mengatakan pengembangan rute tersebut merupakan bagian dari upaya membuat perjalanan akhir pekan lebih mudah sekaligus memperluas akses transportasi umum menuju kawasan wisata.

“Melalui integrasi saluran informasi, edukasi budaya lalu lintas berbasis komunitas, serta perluasan aksesibilitas transportasi umum menuju kawasan wisata, Dishub DKI Jakarta bertekad memberikan kepastian serta kenyamanan ruang gerak bagi jutaan warga ibu kota,” ujar Budi.

Dishub Buka Call Center 24 Jam

Peluncuran rute 15ST berbarengan dengan peresmian Call Center Dishub DKI Jakarta 1500813. Layanan tersebut beroperasi selama 24 jam dalam tujuh hari sebagai pusat informasi sekaligus pengaduan terkait transportasi di Jakarta.

Masyarakat dapat menggunakan layanan itu untuk meminta bantuan derek dan evakuasi kendaraan, pemanduan dalam kondisi darurat, maupun menyampaikan laporan terkait fasilitas jalan dan parkir liar. Dishub menempatkan call center sebagai upaya memangkas proses birokrasi ketika warga membutuhkan tindak lanjut cepat.

Pemprov DKI juga menjalankan gerakan Pelopor Kita Jakarta yang diarahkan untuk membangun budaya keselamatan transportasi berbasis komunitas.

Program tersebut melibatkan empat kelompok utama, yakni Pelajar Pelopor, Ojol Pelopor Jakarta, Awak Angkutan Umum Teladan, serta kategori khusus bagi pihak yang dinilai memberikan kontribusi terhadap transportasi Jakarta.

“Melalui siklus terintegrasi mulai dari aktivasi kampanye, seleksi talenta, bootcamp kepemimpinan, hingga pembentukan jaringan alumni, Pelopor Kita Jakarta siap menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Dishub sebelumnya juga telah menjalankan program khusus bagi pengemudi ojek online dan awak angkutan umum. Pada akhir Juni 2026, lebih dari 200 pengemudi dari berbagai perusahaan aplikasi mengikuti kegiatan yang diarahkan untuk memperkuat budaya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Dorong Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi

Kehadiran shuttle Senayan-Ancol memperluas konsep CFD yang selama ini berpusat pada aktivitas olahraga dan rekreasi di koridor Sudirman-Thamrin. Dengan layanan tersebut, masyarakat memiliki akses langsung dari kawasan HBKB menuju salah satu destinasi wisata utama Jakarta tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.

Pemprov DKI sendiri secara konsisten mendorong penggunaan angkutan umum ketika kegiatan besar berlangsung di pusat kota. Kawasan Senayan telah terintegrasi dengan berbagai rute Transjakarta serta MRT Jakarta, sementara rute baru 15ST menambah pilihan perjalanan langsung menuju Jakarta Utara.

Peluncuran pada 9 Agustus juga akan menjadi momentum uji awal terhadap minat masyarakat menggunakan shuttle khusus tersebut. Setelah tarif promosi Rp1 berakhir, layanan kembali menggunakan tarif reguler Transjakarta Rp3.500 dengan jadwal setiap Minggu pukul 06.00-10.00 WIB dan waktu tunggu sekitar 20 menit.