Periskop.id - Nilai tukar rupiah hari ini, Jumat (23/1), menunjukkan pergerakan yang cenderung positif terhadap mayoritas mata uang global. Berdasarkan data kurs referensi yang dirilis oleh Bank Indonesia, rupiah tercatat menguat terhadap sebagian besar mata uang utama dunia, meskipun masih mengalami pelemahan terhadap beberapa mata uang tertentu.

Penguatan rupiah paling disorot terjadi terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kurs jual dolar AS tercatat sebesar Rp16.986,51 per dolar AS. 

Angka ini lebih rendah dibandingkan kurs jual hari sebelumnya yang berada di Rp17.047,81. Dengan demikian, rupiah menguat sebesar Rp61,30 atau setara 0,36%. Kurs beli dolar AS pada hari yang sama tercatat di Rp16.817,49.

Selain dolar AS, rupiah juga menguat terhadap euro. Kurs jual euro turun dari Rp19.976,62 menjadi Rp19.858,93, atau menguat Rp117,69 secara harian. Penguatan rupiah juga terjadi terhadap pound sterling Inggris, dengan kurs jual turun dari Rp22.917,37 menjadi Rp22.819,68.

Terhadap yen Jepang, penguatan rupiah tercatat paling besar secara persentase. Kurs jual yen per 100 yen turun dari Rp10.795,90 menjadi Rp10.698,14. Ini mencerminkan penguatan rupiah sebesar 0,91%. Kurs beli yen berada di level Rp10.591,03.

Rupiah juga menguat terhadap franc Swiss, yuan Renminbi, dolar Hong Kong, dolar Singapura, dolar Selandia Baru, riyal Saudi, ringgit Malaysia, serta baht Thailand. Di antara mata uang tersebut, baht Thailand mencatat pelemahan terbesar terhadap rupiah secara persentase, yakni sebesar 1,25%, dengan kurs jual turun menjadi Rp541,66 per baht.

Di tengah tren penguatan tersebut, rupiah justru melemah terhadap dua mata uang, yakni dolar Australia dan dolar Kanada. Terhadap dolar Australia, kurs jual naik dari Rp11.512,39 menjadi Rp11.557,62. Hal ini menunjukkan pelemahan rupiah sebesar Rp45,23 atau sekitar 0,39%. Kurs beli dolar Australia tercatat di Rp11.440,94.

Sementara itu, rupiah melemah tipis terhadap dolar Kanada. Kurs jual dolar Kanada naik menjadi Rp12.292,14 dari sebelumnya Rp12.324,91, mencerminkan pelemahan rupiah sebesar Rp32,77 atau sekitar 0,27%. Kurs beli dolar Kanada berada di Rp12.167,19.

Pelemahan rupiah terhadap kedua mata uang tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti pergerakan harga komoditas global. Australia dan Kanada dikenal sebagai negara pengekspor komoditas utama, sehingga mata uangnya kerap menguat ketika harga komoditas global mengalami kenaikan.

Berikut adalah rincian lengkap data kurs jual dan beli untuk berbagai mata uang asing hari ini:

Mata UangNilaiKurs Jual
(Rp)
Perubahan
(Rp)
PersentaseKurs Beli
(Rp)
Dolar Australia (AUD)111.557,6245,230,39%11.440,94
Dolar Kanada (CAD)112.292,14(32,77)-0,27%12.167,19
Franc Swiss (CHF)121.396,28(150,50)-0,70%21.175,38
Yuan Renminbi (CNH)12.440,66(8,67)-0,35%2.415,92
Euro (EUR)119.858,93(117,69)-0,59%19.659,65
Pound Sterling (GBP)122.819,68(97,69)-0,43%22.584,21
Dolar Hong Kong (HKD)12.178,57(8,14)-0,37%2.156,81
Yen (JPY)10010.698,14(97,76)-0,91%10.591,03
Ringgit (MYR)14.203,54(2,68)-0,06%4.155,54
Dolar Selandia Baru (NZD)19.954,09(22,29)-0,22%9.850,00
Riyal Saudi (SAR)14.529,86(16,34)-0,36%4.484,54
Dolar Singapura (SGD)113.231,43(52,92)-0,40%13.097,73
Baht (THB)1541,66(6,85)-1,25%536,10
Dolar AS (USD)116.986,51(61,30)-0,36%16.817,49