periskop.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mulai membangun Rumah Sehat Baznas (RSB) di Palembang, Sumatera Selatan, sebagai fasilitas kesehatan gratis bagi para mustahik. Pembangunan RSB pertama di Sumsel ini dilakukan di atas lahan seluas 2.378 meter persegi dan ditujukan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi warga kurang mampu.

Pimpinan Baznas RI Bidang Transformasi Digital Nasional Nadratuzzaman Hosen, mengatakan RSB Palembang akan menyediakan sejumlah layanan, mulai dari poli umum, poli gigi, poli kesehatan ibu dan anak (KIA), instalasi gawat darurat (IGD), laboratorium, hingga farmasi. Layanan antar jemput pasien juga akan disiapkan agar warga yang kesulitan mobilitas tetap terlayani.

“Dengan lahan yang cukup luas, kami berharap RSB di Palembang ini ke depan juga bisa menyediakan layanan rawat inap, mengingat banyak pasien lansia yang membutuhkan perawatan lebih intensif,” ujar Nadra pada Kamis (4/11) dikutip dari Antara.

Nadra menambahkan, keberadaan fasilitas kesehatan gratis ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting dan penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC). Baznas mendorong kolaborasi dengan tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi gizi seimbang, penyuluhan pencegahan stunting, serta kampanye kesehatan terkait TBC.

“Ini ikhtiar bersama antara Baznas, masyarakat, dan tenaga kesehatan untuk mewujudkan Indonesia sehat menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Palembang, M. Ichsanul Akmal, menyampaikan apresiasi kepada Baznas atas pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. Ia berharap RSB Palembang dapat menjadi model yang direplikasi di kecamatan lain.

“Kami berharap pembangunan RSB ini bukan yang pertama dan terakhir. Justru kami ingin fasilitas seperti ini hadir di seluruh kecamatan agar layanan kesehatan bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, Baznas telah mengoperasikan dan membangun 38 Rumah Sehat di berbagai wilayah Indonesia. Dua di antaranya merupakan layanan kesehatan bergerak berbentuk kapal yang melayani masyarakat di Kepulauan Talaud dan Sangihe, Sulawesi Utara.