Periskop.id - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, Kementerian Perhubungan menyiapkan puluhan ribu tiket mudik gratis dengan moda transportasi darat. Hal ini menjadi salah satu dukungan pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.

“Selain stimulus, kami dari Kementerian Perhubungan juga menyiapkan beberapa diskon,” kata Dudy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2). 

Dia merinci, Kemenhub menyediakan program mudik gratis untuk 34 provinsi tujuan, dengan menggunakan 401 kendaraan bus. Tiket gratis disiapkan untuk 50 ribu penumpang kelas ekonomi.

Selanjutnya, Kemenhub juga memberikan program mudik gratis untuk moda transportasi kereta api jalur Pulau Jawa. Mencakup lintas utara, lintas tengah, dan lintas selatan. Menhub menyebut program ini menyasar 28.182 penumpang.

Stimulus lainnya yang diluncurkan adalah diskon tarif transportasi. Untuk moda kereta api, pemerintah memberikan diskon tarif senilai 30% dari harga tiket yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. Diskon itu berlaku untuk perjalanan periode 14 sampai 29 Maret 2026, dengan target 1,2 juta penumpang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya mengatakan, perseroan memastikan kebijakan diskon stimulus dapat diakses masyarakat secara tertib melalui sistem penjualan resmi.

“Dalam mendukung kebijakan diskon stimulus 30 persen dari pemerintah, KAI menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk selama Angkutan Lebaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui kanal resmi penjualan mulai sore ini,” ujar Anne.

Selain itu, KAI juga menyiapkan sekitar 660 ribu kursi kereta api tambahan, untuk memperluas pilihan perjalanan masyarakat serta membantu pengelolaan arus mudik dan balik. “Tiket kereta api tambahan mulai dapat dipesan melalui platform penjualan resmi seperti aplikasi Access by KAI mulai 11 Februari 2026 pukul 00.01 WIB,” cetusnya. 

Kemudian, untuk moda transportasi angkatan laut, diskon diberikan sebesar 30% dari tarif dasar tiket oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni, yang berlaku untuk periode 11 Maret hingga 5 April dengan target 445 ribu penumpang.

Angkutan Penyebrangan dan Udara
Sementara untuk tiket angkutan penyeberangan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), diskon tarif berlaku sebesar 100% untuk komponen jasa kepelabuhanan. Diskon berlaku pada periode 12 sampai 31 Maret dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Sedangkan untuk angkutan udara, pemerintah menyiapkan diskon tarif sebesar 17 % hingga 18% untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri. Diskon diberikan sepanjang periode 14 sampai 29 Maret 2026 dan menyasar 3,3 juta penumpang.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik, Kemenhub, lanjutnya, juga melakukan uji kelaikan sarana dan prasarana yang berkaitan dengan moda transportasi darat, laut, udara, serta kereta api.

Uji kelaikan mencakup sarana jalan, baik jalan tol maupun jalan arteri nasional, agar masyarakat dapat melintasi jalan dengan aman dan nyaman. Dalam menjalankan penyelenggaraan angkutan lebaran, Kemenhub turut berkoordinasi dengan Korlantas Polri serta Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi Triwulan I dan Kesiapan Angkutan Idulfitri 2026 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa menambahkan, berdasarkan evaluasi pemerintah, mobilitas masyarakat saat Lebaran dan Idulfitri 2025 mencapai 154,62 juta orang.

Sementara pada periode Natal dan Tahun Baru tercatat 110,43 juta orang, dengan pertumbuhan tahunan sekitar 5,11%. Pada 2026, kata Airlangga, pemerintah kembali memberikan stimulus transportasi dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan non-APBN.