Periskop.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 17.687 pemudik berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/3). Angka tersebut menempatkan stasiun ini pada peringkat kedua dengan volume keberangkatan tertinggi setelah Stasiun Pasar Senen.
"Stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi pada Rabu adalah Pasar Senen dengan 22.519 penumpang; Gambir 17.687 penumpang; dan Bekasi 6.245 penumpang," kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo.
Ia mengemukakan, data terbaru per hari ini hingga pukul 07.00 WIB, penjualan tiket dan okupansi kereta api (KA) jarak jauh menunjukkan tren tinggi. Hari ini ditaksir menjadi tanggal favorit bagi pemudik sekaligus puncak arus mudik.
Franoto juga menyampaikan, minat masyarakat menggunakan KA pada masa angkutan Lebaran tahun ini sangat tinggi. Terutama pada tanggal-tanggal favorit menjelang Hari Raya.
"Pada periode 11 hingga 20 Maret 2026 atau masa pra-Lebaran, penjualan tiket KA Jarak Jauh mencapai 477.013 tiket. Bahkan, pada tanggal-tanggal tertentu, sisa tempat duduk rata-rata kurang dari 500 kursi per hari atau sudah mendekati penuh," ujar Franoto.
Hingga hari ini, volume keberangkatan penumpang KA Jarak Jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 52.278 penumpang. Sementara volume kedatangan mencapai 29.062 penumpang.
"Secara kumulatif, total penumpang berangkat selama periode 11–18 Maret 2026 telah mencapai 377.349 penumpang," ucap Franoto.
Dari total kapasitas 1.083.623 tempat duduk KA Jarak Jauh yang disediakan selama periode angkutan Lebaran, sebanyak 743.786 tiket telah terjual, dengan rata-rata okupansi mencapai 69 persen. KAI masih menyediakan 333.255 tempat duduk untuk keberangkatan hingga 1 April 2026, terutama pada periode arus balik.
"Untuk keberangkatan setelah Lebaran, yakni 23 Maret hingga 1 April 2026, ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak, mencapai lebih dari 316 ribu kursi. Masyarakat kami imbau untuk merencanakan perjalanan arus balik sejak dini," tuturnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar