periskop.id - Penjualan tiket kereta api (KA) jarak jauh untuk masa Angkutan Lebaran 2026 terus meningkat. Hingga Rabu (18/3) pagi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingkat keterisian kursi (okupansi) telah mencapai 69% secara keseluruhan, dengan periode keberangkatan pra-Lebaran menjadi waktu yang paling diminati masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan antusiasme pemudik sangat tinggi, terutama pada tanggal-tanggal favorit menjelang Hari Raya.

“Pada periode 11 hingga 20 Maret 2026 atau masa pra-Lebaran, penjualan tiket KA Jarak Jauh mencapai 477.013 tiket. Bahkan pada tanggal-tanggal tertentu, sisa tempat duduk rata-rata kurang dari 500 kursi per hari atau sudah mendekati penuh,” kata Franoto dalam keterangan tertulis kepada Periskop.id, Rabu (18/3).

Data dinamis menunjukkan volume keberangkatan penumpang dari wilayah Daop 1 Jakarta pada hari ini mencapai 52.278 orang. Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan terpadat dengan 22.519 penumpang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 17.687 penumpang, dan Bekasi 6.245 penumpang.

KAI mencatat beberapa tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi yang mengindikasikan puncak arus mudik, di antaranya:

  • 16 Maret: 52.819 penumpang
  • 17 Maret: 52.528 penumpang
  • 18 Maret: 52.278 penumpang

Secara kumulatif, sebanyak 743.786 tiket telah terjual dari total 1.083.623 kapasitas tempat duduk yang disediakan selama masa angkutan Lebaran hingga 1 April mendatang.

“Dari total kapasitas 1.083.623 tempat duduk KA Jarak Jauh yang disediakan selama periode Angkutan Lebaran, sebanyak 743.786 tiket telah terjual, dengan rata-rata okupansi mencapai 69%,” ungkap Franoto.

Pada masa angkutan ini, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 KA reguler, 20 KA tambahan, dan 4 KA Motor Gratis. Beberapa rangkaian kereta yang menjadi favorit pelanggan antara lain:

  • Dari Stasiun Gambir: KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, dan Pangandaran.
  • Dari Stasiun Pasar Senen: KA Bengawan, Airlangga, Serayu, dan Kertajaya.

Sementara itu, untuk KA Lokal, KA Pangrango mencatat tingkat keterisian mencapai 77% dengan total 62.156 tiket terjual.

KAI masih menyediakan 333.255 tempat duduk untuk keberangkatan hingga 1 April 2026, terutama pada periode arus balik.

“Untuk keberangkatan setelah Lebaran, yakni 23 Maret hingga 1 April 2026, ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak, mencapai lebih dari 316 ribu kursi. Masyarakat kami imbau untuk merencanakan perjalanan arus balik sejak dini,” tambah Franoto.

Lebih lanjut, untuk menarik minat penumpang di periode tertentu, KAI juga menawarkan program diskon tarif sebesar 30% untuk kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026. Khusus wilayah Daop 1 Jakarta, masih tersisa sekitar 53 ribu tempat duduk dengan tarif diskon yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

“KAI mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih ada, termasuk program diskon, serta merencanakan perjalanan dengan baik demi kenyamanan bersama,” tutup Franoto.