Periskop.id - Perumda Dharma Jaya menyiapkan 2.078 ekor sapi kurban beserta juru sembelih halal (juleha) bersertifikat untuk menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna memastikan pasokan hewan kurban di Jakarta tetap aman, sehat, dan sesuai syariat di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha.

Direktur Keuangan dan SDM Perumda Dharma Jaya Maulana Lazuardi mengatakan, ribuan sapi tersebut berasal dari berbagai jenis, mulai dari sapi Limosin, Simmental, Bali, hingga Madura. "Di Dharma Jaya untuk menyambut momentum Iduladha ini kami menyediakan total sekitar 2.078 ekor sapi, berikut ada julehanya sudah bersertifikat," kata Maulana Lazuardi usai pengecekan hewan menjelang Iduladha 2026 di Perumda Dharma Jaya, Jakarta Timur, Kamis (21/5). 

Dari total pasokan tersebut, sebanyak 1.508 ekor sapi disebut telah siap dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan kurban masyarakat Jakarta maupun sejumlah institusi strategis. Menurut Maulana, kesiapan stok hewan kurban ini tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta selama momentum Iduladha.

Selain melayani masyarakat umum, Dharma Jaya juga dipercaya berbagai lembaga dan organisasi besar untuk membantu pelaksanaan kurban tahun ini. Sejumlah institusi yang disebut bekerja sama dengan Dharma Jaya antara lain Nahdlatul Ulama (NU), Mahkamah Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Dharma Jaya dipercaya oleh berbagai lembaga strategis kemasyarakatan dan instansi untuk membantu prosesi kurban. Jadi kami siap mendukung suksesnya Idul Adha dan menjaga ketahanan pangan di DKI Jakarta," ujar Maulana.

Standar Syariat Islam

Tak hanya menyiapkan hewan kurban, Dharma Jaya juga memastikan proses penyembelihan dilakukan oleh juleha bersertifikat, agar pelaksanaan pemotongan memenuhi standar syariat Islam sekaligus higienitas pangan.

Langkah tersebut sejalan dengan pengawasan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP). Menjelang Iduladha, KPKP terus menggencarkan edukasi terkait tata cara penyembelihan hewan dan penanganan daging kurban yang higienis.

Pemerintah juga memberikan pelatihan kepada pelaku usaha hewan kurban, pengurus tempat pemotongan, hingga masyarakat umum. Materi pelatihan mencakup kompetensi juru sembelih halal, prosedur pemasukan hewan kurban, cara memilih hewan sehat, serta standar lokasi penjualan dan pemotongan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama KPKP DKI Jakarta juga telah melakukan pengecekan langsung ke peternakan dan rumah potong hewan milik Dharma Jaya. Hasil pemeriksaan menunjukkan hewan kurban yang tersedia dinyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon menegaskan, pengawasan dilakukan untuk memastikan kualitas hewan kurban yang beredar di masyarakat tetap aman.

"Kami tadi sudah melihat langsung bagaimana proses bisnis di Dharma Jaya, mulai dari produksi sampai distribusi. Kami juga memastikan dan memeriksa kebersihan dan kesehatan sapi, termasuk pengawasan terhadap penyakit mulut dan kuku serta penyakit kulit pada sapi," kata Victor.

Selain pengawasan kesehatan hewan, Polda Metro Jaya juga mengingatkan adanya potensi praktik curang penjualan sapi glonggongan menjelang Iduladha. Praktik tersebut dilakukan dengan memberikan air secara berlebihan kepada sapi agar bobotnya meningkat secara tidak wajar.

Karena itu, masyarakat diimbau lebih teliti saat membeli hewan kurban dan memilih lokasi penjualan yang sudah berada di bawah pengawasan pemerintah daerah.

Data Kementerian Pertanian sebelumnya menunjukkan kebutuhan hewan kurban nasional menjelang Iduladha terus meningkat setiap tahun. Pada Iduladha 2025 lalu, kebutuhan sapi kurban nasional diperkirakan mencapai lebih dari 700 ribu ekor, dengan wilayah Jabodetabek menjadi salah satu pusat permintaan terbesar di Indonesia.

Dengan pasokan sapi yang disiapkan Dharma Jaya serta dukungan juleha bersertifikat dan pengawasan pemerintah, pelaksanaan kurban di Jakarta diharapkan dapat berlangsung lebih aman, sehat, dan sesuai ketentuan syariat.