Iklan
Nasional

Korban Kebakaran Bapenda DKI Dirawat di RSUD Tarakan

Satu korban kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta kini dirawat di RSUD Tarakan, sementara Gulkarmat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

kebakaran
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang berkobar di Gedung Bapenda DKI, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Sabtu dini hari (8/8/2026). (ANTARA)
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Satu korban kebakaran gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat Karnawan menyebutkan jumlah korban tidak bertambah sejak awal penanganan. Ia menegaskan hanya satu orang yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Korban itu tidak bertambah hanya satu yang selamat. Korban saat ini menjalani perawatan di RSUD Tarakan," kata Karnawan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/8).

Karnawan menambahkan, korban yang dirawat tersebut dalam kondisi selamat meski harus menjalani perawatan medis. Menurutnya, tidak ada nyawa yang melayang dalam kebakaran itu.

Kebakaran melanda gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir. Api membakar lantai 11 hingga 16 gedung tersebut pada Jumat (7/8) malam sekitar pukul 21.40 WIB.

Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 40 unit mobil pemadam beserta 200 personel untuk memadamkan si jago api. Ratusan petugas dikerahkan mengingat api melalap beberapa lantai sekaligus.

Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya turut menyiagakan 125 personel untuk mengamankan lingkungan di sekitar lokasi kebakaran. Pengamanan diperlukan agar proses evakuasi dan pemadaman berjalan lancar.

Kodim 0501/Jakarta Pusat juga mengirim 50 personel untuk membantu pengamanan di sekitar tempat kejadian. Kolaborasi antar-instansi ini bertujuan mempercepat penanganan kebakaran sekaligus menjaga ketertiban di lokasi.

Proses pemadaman berlangsung dengan koordinasi ketat antara petugas gulkarmat, kepolisian, dan aparat TNI. Fokus utama tim gabungan tersebut adalah memastikan seluruh penghuni gedung berhasil dievakuasi dengan selamat.

"Walaupun dia harus dirawat tapi selamat tidak ada korban yang meninggal dunia," kata Karnawan.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta (Bapenda DKI), RSUD Tarakan, kebakaran, Polda Metro Jaya, gulkarmat dki, dan Karyawan dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.