Periskop.id - Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengonfirmasi insiden kebakaran yang melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta sejak Jumat (7/8) malam. Amukan si jago merah tercatat melahap area lantai 11 hingga lantai 16 bangunan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa proses pendinginan masih terus dilakukan oleh personil di lapangan hingga Sabtu dini hari. Menurutnya, lokasi pasti titik awal kemunculan api belum bisa dirinci secara detail karena penanganan masih berjalan.

"Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16," ujar Bayu Meghantara di Jakarta, Sabtu (8/8) dini hari.

Ia menambahkan, kepastian mengenai lantai asal mula kobaran api belum dapat disimpulkan oleh tim gabungan. Pihaknya berfokus memastikan seluruh kobaran api di enam lantai tersebut benar-benar padam sepenuhnya.

"Kami belum bisa memastikan dari lantai berapa dan sebagainya. Tapi yang pasti yang terbakar itu dari mulai lantai 11 sampai dengan lantai 16," tuturnya.

Di tengah upaya pemadaman, satu orang pekerja yang sedang melakukan renovasi di lantai 15 berhasil dievakuasi oleh petugas. Keberhasilan penyelamatan tersebut dinilai menjadi prioritas utama petugas di tengah tingginya risiko kobaran api.

"Alhamdulillah tadi kami berhasil mengevakuasi satu orang pekerja sepertinya, itu dari lantai 15," lanjut Bayu.

Menurutnya, pekerja yang selamat tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Korban dipastikan dalam kondisi aman setelah berhasil dikeluarkan dari area berbahaya.

Peristiwa ini bermula ketika kobaran api pertama kali terlihat membakar area gedung sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan dan mulai melakukan tindakan pemadaman intensif pada pukul 21.41 WIB.

Hingga saat ini, penyebab pasti memicu kebakaran serta total kerugian maupun jumlah korban secara menyeluruh masih diselidiki. Penyelidikan lanjutan akan dilakukan oleh pihak berwenang setelah seluruh area dinyatakan aman.