periskop.id - PSSI resmi meminang Kelme, apparel baru Timnas Sepak Bola Indonesia yang akan menggantikan Erspo sebagai apparel terdahulu. Penetapan ini dilakukan secara resmi pada Jumat, 23 Januari 2026 di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta. Kerja sama antara PSSI dan Kelme akan berjalan selama 4 tahun, mulai dari tahun 2026 hingga 2030.

Melansir dari situs Kemenpora, tender yang dilakukan oleh PSSI untuk mencari apparel baru Timnas Indonesia dimulai sejak 3 Juli 2025. Tender ini dilakukan secara terbuka dan transparan.

Peserta yang mengikuti tender tersebut sebanyak tujuh apparel, baik itu dari luar negeri ataupun dalam negeri. Nama-nama besar seperti Adidas, Nike, dan Puma menjadi lawan kuat dari Kelme. Pemilihan Kelme sebagai apparel resmi atas dasar berbagai pertimbangan. Mulai dari kualitas hingga kapasitas produksi.

Mengingat sepak bola merupakan salah satu olahraga paling populer di Indonesia, pergantian apparel Timnas pun tidak luput dari perhatian publik. Banyak masyarakat yang penasaran dengan kualitas produksi yang ditawarkan, sekaligus ingin mengetahui lebih jauh tentang brand apparel tersebut.

Apa Itu Brand Kelme?

Kelme merupakan merek perlengkapan olahraga asal Spanyol yang telah berdiri sejak 1963. Brand ini didirikan oleh dua bersaudara yang bernama Diego dan Jose Quiles. Kelme berpusat di Elche, sebuah wilayah yang dikenal sebagai pusat industri sepatu di Spanyol. Kelme memproduksi berbagai perlengkapan olahraga, mulai dari alas kaki hingga pakaian, dengan fokus utama pada cabang sepak bola dan futsal.

Kelme mengusung logo tapak kaki beruang sebagai visual utamanya. Merek ini memiliki slogan “Leave Your Mark” yang menggambarkan rasa semangat untuk meninggalkan jejak dan membangun karakter kuat dalam dunia olahraga.

Mengutip situs resmi Kelme, brand perlengkapan olahraga ini telah memiliki pengalaman lebih dari 60 tahun. Kelme mengklaim menerapkan teknologi mutakhir dalam setiap proses perancangan produknya yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga sehingga menghasilkan produk alas kaki yang tahan lama, tingan, dan fleksibel. Kelme menjamin mampu memberikan performa yang baik untuk setiap pemain.

Mulai Dikenal di Global

Perjalanan Kelme menuju pengakuan global dimulai pada 1982, ketika mereka sukses memproduksi sepatu sepak bola profesional. Saat itu, Kelme mulai dipercaya untuk mendukung perlengkapan sejumlah pemain top Eropa, seperti Michael Gonzalez di Real Madrid, Gaizka Mendieta di Valencia, dan Andoni Zubizarreta di FC Barcelona.

Memasuki era 1990-an, ekspansi Kelme semakin agresif dengan menjalin kerja sama bersama berbagai klub yang berlaga di La Liga. Salah satu kolaborasi paling terlihat ketika Kelme menjadi apparel Real Madrid selama lima musim, mulai tahun 1994 hingga 1998. Pada periode tersebut, Real Madrid berhasil meraih berbagai prestasi bergengsi, termasuk gelar juara La Liga musim 1995/1996 dan 1996/1997, Piala Super Spanyol 1996/1997, Liga Champions Eropa musim 1997/1998, dan Piala Interkontinental pada 1998.

Selain Real Madrid, Kelme juga pernah menjadi apparel bagi RCD Espanyol. Jejak kiprahnya pun meluas ke luar Spanyol dengan mensponsori berbagai klub internasional, seperti Watford (Inggris), Macarthur FC (Australia), Gimcheon Sangmu (Korea Selatan), Albirex Niigata (Singapura), Tainan City (Cina Taipei), Defensor Sporting (Uruguay), hingga Nasaf Qarshi (Uzbekistan).

Di tingkat event internasional, Kelme tercatat pernah menjadi sponsor utama apparel tim Spanyol pada Olimpiade Barcelona 1992. Sementara di sektor futsal, Kelme juga dipercaya sebagai sponsor resmi Liga Futsal Indoor Spanyol sejak 2010.

Tidak hanya di level klub, Kelme turut memperluas kiprahnya dengan menjadi apparel bagi sejumlah tim nasional, di antaranya Bosnia & Herzegovina, Curacao, Yordania, Lebanon, Palestina, Mongolia, dan Nepal.

Perluasan bisnis Kelme semakin nyata setelah merek ini diakuisisi oleh Jinjian Yuanxiang Clothing and Weaving Co., Ltd. Langkah tersebut menandai perkembangan signifikan Kelme dalam upayanya menjadi merek perlengkapan olahraga yang diakui secara global.

Selain itu, Kelme juga pernah menjalin kerja sama dengan Asian Football Confederation (AFC) sebagai sponsor berbagai turnamen di kawasan Asia, seperti Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, Piala Asia Wanita 2022, Piala Asia U-23, hingga Piala Asia 2023.

Kiprahnya di Indonesia

Nama Kelme sebenarnya bukanlah hal baru bagi publik Indonesia. Merek perlengkapan olahraga asal Spanyol ini telah hadir dan berkiprah di tanah air sejak 2017. Kehadirannya di sepak bola nasional ditandai kerja sama dengan sejumlah klub Liga Indonesia, seperti Persib Bandung, Persik Kediri, Persebaya, dan PSM Makassar.

PSM Makassar tercatat sebagai klub pertama yang memercayakan Kelme sebagai apparel utamanya. Jejak positif tersebut semakin menguat ketika Persib Bandung berhasil meraih gelar juara Liga 1 pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.

Alasan PSSI Memilih Kelme

PSSI secara resmi menunjuk Kelme sebagai apparel Timnas Indonesia untuk masa kerja sama selama empat tahun. Meski peserta tender PSSI diikuti oleh sejumlah jenama ternama, Kelme akhirnya terpilih berdasarkan berbagai pertimbangan.

Dari segi kualitas, material yang digunakan dinilai memiliki keunggulan, didukung juga oleh kapasitas produksi yang besar. Faktor tersebut menjadi aspek penting dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan olahraga timnas secara optimal.

Selain itu, rekam jejak Kelme di kancah global turut memberikan kesan positif, mulai dari perannya sebagai sponsor turnamen AFC hingga apparel bagi tim nasional dan klub-klub internasional. Kesamaan visi antara Kelme dan PSSI dalam mengembangkan sepak bola nasional juga menjadi salah satu dasar terjalinnya kerja sama ini.