Periskop.id - Kondisi ruang ganti AC Milan kian hari kian mengkhawatirkan dengan munculnya berbagai laporan mengenai perpecahan di jajaran internal klub. Tidak hanya terpuruk di lapangan hijau, klub berjuluk I Rossoneri ini juga harus menghadapi badai konflik yang melibatkan sosok sentral klub, yakni Zlatan Ibrahimovic dan pelatih Massimiliano Allegri.

Hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir telah membuat peluang AC Milan untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan berada dalam posisi kritis. Namun, tekanan prestasi tersebut justru diperparah oleh kegaduhan di level manajemen. 

Kabar terbaru mengindikasikan bahwa ketidakharmonisan kini menjalar ke hubungan antara CEO Giorgio Furlani dan direktur olahraga Igli Tare, serta perseteruan tajam antara Ibrahimovic dan Allegri.

Penyebab Keretakan

Melansir Sempre Milan pada Jumat (15/5), hubungan antara Ibrahimovic dan Allegri dikabarkan memburuk secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Pemicu utama perbedaan pendapat ini disinyalir berawal dari jendela transfer Januari lalu.

Saat itu, Ibrahimovic secara terbuka mengusulkan untuk membawa kembali bek veteran Thiago Silva ke San Siro. Namun, usulan tersebut ditolak mentah mentah oleh Allegri. Pelatih tersebut beralasan bahwa faktor usia sang pemain dapat menghambat perkembangan bek muda potensial, Matteo Gabbia.

Ketegangan mencapai puncaknya dalam saga transfer penyerang Jean Philippe Mateta. Ibrahimovic dikabarkan sangat yakin dengan kepindahan ini, bahkan ia disebut telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pemain untuk memberi kabar bahwa Milan akan segera mendapatkan penyerang baru. 

Sialnya, transfer tersebut justru batal di menit akhir akibat adanya kendala pada hasil tes medis sang pemain.

Taktik di Belakang Layar dan Ancaman Perombakan Besar

Situasi semakin memanas seiring dengan performa tim yang tak kunjung membaik. Ibrahimovic yang kini menjabat dalam struktur manajemen klub mulai menunjukkan ketidakpuasannya secara terang terangan. 

Muncul wacana antara Ibrahimovic dan CEO Giorgio Furlani untuk melakukan perombakan besar besaran pada akhir musim, termasuk kemungkinan mendepak Allegri dan Igli Tare dari posisi mereka.

Laporan dari Corriere della Sera turut menambah bumbu dalam konflik ini. Zlatan diduga telah melakukan pembicaraan teknis mengenai taktik di belakang punggung Allegri dengan pemain kunci seperti Youssouf Fofana dan Rafael Leao. 

Lebih jauh lagi, Ibrahimovic juga dilaporkan menjalin komunikasi intensif dengan Antonio Cassano, sosok yang selama ini dikenal sebagai kritikus paling vokal terhadap gaya kepelatihan Allegri.

Gejolak ini menempatkan AC Milan dalam situasi yang sangat rentan. Di saat tim membutuhkan soliditas untuk mengejar target kompetisi Eropa, konflik kepentingan dan perbedaan visi di antara para petinggi klub justru kian meruncing.