Iklan
Pasar Modal

IHSG Ditutup Merosot 1,69%, BBRI dan BUMI Rontok

IHSG ditutup ambles 1,69% ke 6.277 pada Selasa (22/8), dipicu rontoknya saham-saham LQ45 seperti BBRI, BUMI, dan AADI.

IHSG Ditutup Merosot 1,69%, BBRI dan BUMI Rontok
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (19/5/2026). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambles 1,69% atau 107,68 poin ke level 6.277 pada perdagangan Selasa (22/8). Pelemahan ini dipicu rontoknya sejumlah saham penghuni indeks LQ45.

Kelompok saham LQ45 secara keseluruhan tercatat turun 1,37%. Sejumlah saham blue chip mencatat penurunan tajam, mulai dari sektor pertambangan hingga perbankan.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) anjlok paling dalam di antara emiten LQ45, merosot 4,17% ke level 184. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ikut terkoreksi 3,64% ke posisi 3.180.

Penurunan juga menghampiri PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang berkurang 3,88% ke level 11.150. PT Indika Energy Tbk (INDY) bahkan terjun paling dalam, minus 5,13% ke level 2.590.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi hari ini tembus 33,45 miliar saham dengan frekuensi 2,15 juta kali. Nilai transaksi tercatat Rp14,33 triliun, sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp10.998 triliun.

Dari total saham yang diperdagangkan, 139 saham ditutup menguat, 533 saham melemah, dan 118 saham stagnan tanpa pergerakan.

Sepuluh dari sebelas sektor di BEI kompak berakhir di zona merah. Sektor energi menjadi salah satu penekan utama dengan koreksi 2,76% secara sektoral.

Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 3% ke level 1.455, sementara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melemah 2,27% ke 3.010. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) merosot 3,16% ke 25.300, disusul PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) yang terkoreksi 3,42% ke 705.

Berbeda dengan IHSG, bursa-bursa di kawasan Asia justru kompak menghijau. Indeks Nikkei Jepang melesat 1,38% ke 65.018, Shanghai Composite naik tipis 0,06% ke 3.952, dan Hang Seng menguat 0,01% ke 25.044.

Di tengah pelemahan pasar domestik, sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan. PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melesat 34,35% ke level 176, disusul PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) naik 9,8% ke 560 dan PT Asuransi Jiwa Sinarmas Tbk (LIFE) menguat 3,92% ke 11.925.

Sebaliknya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi saham paling anjlok dengan penurunan 9,71% ke level 11.850. PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) turun 8,51% ke 172, sementara PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) melemah 6,31% ke 1.040.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai IHSG Hari Ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan LQ45 dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.