Iklan
Pasar Modal

IHSG Menguat 0,64% ke 6.317 di Sesi I, INDY Melesat 10%

IHSG ditutup menguat 0,64% ke level 6.317,5 di sesi pertama perdagangan Rabu, ditopang penguatan hampir seluruh sektor kecuali kesehatan.

IHSG
Karyawan melintas di depan layar yang emnampilkan pergerakan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Mainhall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Periskop.id/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 40,417 poin atau 0,64% ke level 6.317,461 di akhir sesi pertama perdagangan, Rabu (23/9). Penguatan ini ditopang oleh hampir seluruh indeks sektoral yang bergerak positif.

Sektor Barang Baku mencatat kenaikan paling tinggi, yakni 1,77%. Di posisi berikutnya ada sektor Barang Konsumen Non-Primer yang naik 1,5%, disusul sektor Perindustrian dengan penguatan 1,4%.

Sektor Transportasi dan Logistik turut menguat 1,05%, sementara sektor Energi naik 0,86%. Sektor Properti dan Real Estate serta Barang Konsumen Primer masing-masing bertambah 0,64% dan 0,63%.

Penguatan yang lebih tipis terjadi di sektor Teknologi sebesar 0,26%, Keuangan 0,19%, dan Infrastruktur 0,17%. Dari seluruh sektor yang tercatat, hanya sektor Kesehatan yang melemah, dengan koreksi tipis 0,00% di sesi pertama.

Dari sisi transaksi, total volume perdagangan bursa mencapai 18,98 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp6,06 triliun. Sebanyak 400 saham mengalami kenaikan harga, 211 saham turun, dan 175 saham lainnya stagnan alias flat.

Di jajaran saham LQ45, tiga emiten mencatat kenaikan tertinggi siang ini. PT Indika Energy Tbk (INDY) memimpin dengan lonjakan 10,04%.

Posisi kedua ditempati PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang naik 6,01%. Sementara PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melengkapi tiga besar dengan kenaikan 3,69%.

Di sisi lain, tiga saham LQ45 justru tercatat sebagai top losers pada sesi ini. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun paling dalam, yakni 3,01%.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengalami koreksi 1,62%, sedangkan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melemah 1,15%. Pergerakan saham-saham ini mewarnai dinamika perdagangan di sesi pertama hari ini.

Penguatan IHSG siang ini berlangsung seiring dengan menguatnya rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah tercatat berada di level Rp17.790 per dolar AS pada tengah hari, menjadikannya mata uang paling perkasa di kawasan Asia.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai IHSG Hari Ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan LQ45 dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.