periskop.id - Data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan pada periode 8–12 Desember 2025 pun ditutup pada zona positif. IHSG sepekan mengalami kenaikan sebesar 0,32% yakni ditutup pada level 8.660,499 dari posisi 8.632,761 pada pekan lalu.
Pada awal pekan ini, Senin (8/12), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar BEI kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, yaitu masing-masing pada level 8.710,695 dan sebesar Rp16.004 triliun.
Dalam sepekan, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami kenaikan sebesar 0,24% menjadi Rp15.882 triliun dari Rp15.844 triliun pada sepekan sebelumnya. Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI, dengan peningkatan sebesar 41,95% menjadi Rp30,29 triliun, dari Rp21,34 triliun pada pekan sebelumnya.
Peningkatan juga dialami oleh rata-rata volume transaksi harian Bursa pada pekan ini sebesar 27,92% menjadi 59,35 miliar lembar saham, dari 46,39 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian turut mengalami peningkatan, yaitu sebesar 20,16% menjadi 3,2 juta kali transaksi, dari 2,66 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun investor asing per Jumat (12/12) mencatatkan nilai beli bersih Rp282,27 miliar dan sepanjang tahun 2025 ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp25,67 triliun.
Melansir data BEI, berikut daftar top gainers dan top losers periode 8–12 Desember:
Top Gainers
- KIOS, naik ke posisi 266 dari posisi 98 pada pekan sebelumnya
- SOTS, naik ke posisi 1.075 dari posisi 446 pada pekan sebelumnya
- CTTH, naik ke posisi 218 dari posisi 93 pada pekan sebelumnya
- KETR, naik ke posisi 1.260 dari posisi 775 pada pekan sebelumnya
- CITY, naik ke posisi 462 dari posisi 296 pada pekan sebelumnya
- FORU, naik ke posisi 1.565 dari posisi 1.010 pada pekan sebelumnya
- BUMI, naik ke posisi 368 dari posisi 238 pada pekan sebelumnya
- DEWA, naik ke posisi 605 dari posisi 412 pada pekan sebelumnya
- SAFE, naik ke posisi 418 dari posisi 286 pada pekan sebelumnya
- KIJA, naik ke posisi 250 dari posisi 172 pada pekan sebelumnya
Top Losers
- HOPE, turun ke posisi 147 dari posisi 236 pada pekan sebelumnya
- FPNI, turun ke posisi 990 dari posisi 1.575 pada pekan sebelumnya
- ASPI, turun ke posisi 705 dari posisi 1.045 pada pekan sebelumnya
- LABA, turun ke posisi 145 dari posisi 202 pada pekan sebelumnya
- PGLI, turun ke posisi 266 dari posisi 368 pada pekan sebelumnya
- KOKA, turun ke posisi 202 dari posisi 252 pada pekan sebelumnya
- PADI, turun ke posisi 122 dari posisi 151 pada pekan sebelumnya
- TIFA, turun ke posisi 474 dari posisi 585 pada pekan sebelumnya
- KRYA, turun ke posisi 170 dari posisi 206 pada pekan sebelumnya
- AKSI, turun ke posisi 436 dari posisi 525 pada pekan sebelumnya
Tinggalkan Komentar
Komentar