periskop.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan sejumlah saham lantaran mengalami kenaikan harga kumulatif yang signifikan.

Saham-saham tersebut antara lain, PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM). Bursa juga menghentikan sementara perdagangan saham PT Soechi Lines Tbk (SOCI) dan saham PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII).

“Sebagai langkah pendinginan pasar sekaligus perlindungan bagi investor, BEI memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham-saham tersebut pada sesi perdagangan tanggal 5 Januari 2026,” bunyi pengumuman resmi Bursa, Senin (5/1).

Suspensi berlaku di pasar reguler maupun pasar tunai. Langkah ini dimaksudkan untuk memberi waktu kepada pelaku pasar menilai dan mempertimbangkan keputusan investasi mereka dengan lebih matang berdasarkan informasi yang tersedia.

Saham LEAD saat ini parkir di posisi 206, naik 58,46% dalam sepekan. Pada periode yang sama, HUMO naik 54,81%, mengantarkanya ke level 322.

Saham BBRM berada di level 244, naik 37,08% sepekan. Kemudian saham SOCI naik 27,75% sepekan ke level 580. Adapun saham ALII berada di level 1.310, naik 10,08% sepekan.

Sebelum suspensi, Bursa mengumumkan adanya pergerakan harga saham di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) atas saham saham-saham tersebut. Sehubungan pengumuman UMA, Bursa mengimbau kepada para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat terkait atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu, juga mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Investor juga diimbau untuk mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.