periskop.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan pada Rabu, 28 Januari 2026. Hal itu menyusul penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.

IHSG hari ini turun 8% ke level 8.261,79. IHSG dibuka pada level 8.393,51 dan bergerak di rentang 8.261,79-8.596,17.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan, trading halt diberlakukan pada pukul 13.43.13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Adapun perdagangan kembali dibuka pada pukul 14.13.13 waktu JATS tanpa perubahan jadwal perdagangan.

“Pembekuan sementara perdagangan dilakukan karena penurunan IHSG telah mencapai 8%,” ujar Kautsar dalam keterangan resmi BEI, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut ditempuh dalam rangka menjaga agar perdagangan saham di pasar modal Indonesia tetap berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien.

Kebijakan trading halt ini mengacu pada Peraturan Bursa Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, serta diatur lebih lanjut dalam Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

BEI menegaskan akan terus memantau perkembangan pasar dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna menjaga stabilitas perdagangan di tengah tekanan pasar.