periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu 18 Februari 2026 diperkirakan bergerak konsolidasi. Secara teknikal, histogram negatif MACD IHSG berlanjut mengalami penyempitan dan berpotensi membentuk Golden Cross. Namun momentum Stochastic RSI mulai melemah meskipun masih bergerak di area pivot. 

“Sehingga IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi pada kisaran 8.150-8.300,” ulas tim riset Phintraco Sekuritas, Rabu (18/2).

Beberapa saham pilihan Phintraco Sekuritas yang menarik diperhatikan pada perdagangan hari ini, antara lain INCO, PNLF, HMSP, SRTG, HRUM dan ULTJ.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah di level 8,212.27 atau turun 0,64% pada perdagangan Jumat (13/2). Investor cenderung berhati-hati menjelang libur long weekend. Sementara itu nilai tukar Rupiah melemah di level Rp16,825 per dolar AS pada perdagangan Jumat (13/2).  

Dari luar negeri, indeks di Wall Street ditutup menguat terbatas pada perdagangan Selasa (17/2). Ketiga indeks utama sempat bergerak dua arah karena investor mencari arah setelah libur panjang akhir pekan.

Bursa AS tutup pada hari Senin (16/2) karena libur President's Day. Kekhawatiran tentang gangguan sektor AI di sektor teknologi tetap menjadi fokus pasar. Kekhawatiran investor berputar di sekitar dampak model AI baru pada berbagai industri. Kekhawatiran juga berpusat pada apakah pengeluaran besar yang berkelanjutan untuk infrastruktur AI akan menghasilkan keuntungan substansial bagi saham-saham sektor teknologi berkapitalisasi besar. 

“Investor melakukan rotasi sektor dari saham software ke saham perbankan,” tulis riset yang sama.

Data inflasi CPI AS yang dirilis pada Jumat (13/2) lebih rendah dari perkiraan, menyusul data tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan. Investor akan mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai inflasi dari indeks PCE Prices yang akan dirilis Jumat (20/2). Sebelumnya investor akan memantau risalah hasil pertemuan the Fed pada Rabu (18/2). 

Sementara itu poundsterling melemah dan imbal hasil obligasi pemerintah Inggris turun pada Selasa (17/2) setelah data menunjukkan tingkat pengangguran Inggris naik ke level tertinggi dalam lima tahun terakhir, sementara pertumbuhan upah melambat.

U.S. 10-year Bond Yield naik kurang dari 1 bps ke level 4.058%, menantikan data ekonomi AS. Harga emas turun lebih dari 2% di level US$4,865/troy oz di pasar spot (17/2).  Harga minyak mentah melemah setelah diberitakan kemajuan telah dicapai selama pembicaraan nuklir AS-Iran, yang memicu harapan bahwa negosiasi dapat mencegah konflik lain di Timur Tengah