banner-sheroes-yoga
Saham

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond US$750 Juta, Oversubscribe 3,3 Kali

Bank Mandiri terbitkan global bond US$750 juta tenor 5 tahun dengan kupon 5,25%. Permintaan tinggi, oversubscribe 3,3 kali dari investor global.

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond US$750 Juta, Oversubscribe 3,3 Kali
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengandalkn fitur transaksi antara lain QRIS di Livin’ by Mandiri. Pada periode September 2025, fitur pembayaran yang telah menjadi andalan nasabah ini, telah mencapai 878 juta transaksi dengan nilai menembus Rp 123,5 triliun.Dok.Foto/PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - PT Bank Mandiri (Persero) mencatatkan kinerja di pasar keuangan internasional, yakni penerbitan surat utang global senilai US$750 juta dengan tenor 5 tahun dan tingkat kupon sebesar 5,25% pada 31 Maret 2026. 

‎Penerbitan ini juga mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribe sebesar 3,3 kali, yang mencerminkan tingginya minat investor internasional terhadap Bank Mandiri.

‎Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi mengatakan penerbitan ini menjadi signifikan karena Bank Mandiri merupakan emiten pertama dari Asia Tenggara yang kembali mengakses pasar obligasi internasional setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah pada akhir Februari 2026. 

‎"Pencapaian ini sekaligus mencerminkan sinergi yang terintegrasi dalam memperkuat akses pendanaan global dan menjaga fleksibilitas struktur pendanaan perseroan," ucap Ari dalam keterangannya, Kamis (2/4).

‎Di tengah kondisi pasar yang sempat tertekan akibat pelemahan pada sesi perdagangan Amerika Serikat, pihaknya menerapkan pendekatan yang pruden dengan menunggu momentum yang lebih kondusif pada saat pembukaan pasar Asia. 

‎Selain itu, Perseroan mengimplementasikan strategi intraday execution untuk membatasi eksposur terhadap risiko pasar sekaligus mengoptimalkan momentum positif yang muncul.

‎Ia menjelaskan strategi ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas eksekusi transaksi serta memperoleh respons yang baik dari investor global, didukung oleh rekam jejak Bank Mandiri sebagai penerbit aktif di pasar internasional dan hubungan yang kuat dengan basis investor, sejalan dengan upaya memperkuat keunggulan keberlanjutan perseroan.

‎Ari menilai tingginya minat investor mencerminkan kepercayaan global terhadap fundamental dan kinerja keuangan Bank Mandiri. Langkah ini turut menegaskan fondasi bisnis yang solid bank berkode emiten BMRI ini, untuk mendorong akselerasi yang bertumbuh di tengah dinamika pasar global. 

‎“Hasil transaksi ini menunjukkan investor internasional tetap memiliki keyakinan terhadap fundamental Indonesia dan Bank Mandiri di tengah kondisi ekonomi makro dan dinamika geopolitik global yang menantang. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk keperluan korporasi secara umum guna mendukung pertumbuhan bisnis," terang dia. 

‎Surat utang ini memperoleh peringkat BBB dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings, serta dicatatkan di Singapore Exchange. Tingginya kepercayaan investor tercermin dari distribusi yang terdiversifikasi, dengan alokasi kepada fund manager dan asset manager (85%), perbankan (8%), lembaga pemerintah dan sovereign wealth funds (3%), perusahaan asuransi (3%), serta private bank (1%). Berdasarkan wilayah, investor berasal dari Asia (69%), Eropa, Timur Tengah, dan Afrika/EMEA (26%), serta investor Amerika Serikat offshore (5%). 

‎Diversifikasi investor tersebut mempertegas keunggulan berkelanjutan Bank Mandiri dalam menjaga kepercayaan pasar internasional melalui fundamental yang kuat dan strategi pendanaan yang disiplin. Transaksi ini didukung oleh DBS Bank Ltd., HSBC, J.P. Morgan, Mandiri Sekuritas, dan Standard Chartered Bank yang bertindak sebagai Joint Bookrunners dan Joint Lead Managers.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai obligasi, global bond, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.