Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,17% atau 10,65 poin ke level 6.185 pada perdagangan Senin (27/7). Meski indeks utama tergerus, saham-saham bank besar justru jadi incaran investor.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 307 saham ditutup turun, 341 saham naik, dan 147 saham lainnya stagnan sepanjang perdagangan hari itu.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tercatat paling banyak ditransaksikan dengan nilai Rp958,91 miliar. Posisi kedua ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp783,82 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp593,48 miliar.

Volume transaksi perdagangan sepanjang hari mencapai 27,64 miliar saham dengan frekuensi 1,81 juta kali. Kapitalisasi pasar BEI tercatat Rp10.874 triliun, sementara total nilai transaksi menyentuh Rp12,11 triliun.

Delapan dari sebelas sektor di BEI parkir di zona merah pada penutupan Senin. Sektor industri dasar menjadi yang paling tertekan, anjlok 3,02% secara sektoral.

Sejumlah emiten mencatat koreksi tajam. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 4,10% ke Rp585, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) rontok 7,05% ke Rp1.055, sedangkan PT Timah Tbk (TINS) merosot 7,05% ke Rp3.430.

PT Amman Mineral Tbk (AMMN) juga ikut melemah 4,27% ke Rp4.040. Tekanan serupa turut dirasakan saham-saham perbankan jumbo, meski volume transaksinya tetap tinggi.

Harga saham BMRI anjlok 5,71% ke Rp4.130, BBNI merosot 2,22% ke Rp3.520, dan BBRI terkoreksi 1% ke Rp2.960. Sementara itu, saham BBCA bertahan stagnan di level Rp6.275.

Berbeda dengan IHSG, bursa saham di kawasan Asia justru kompak menghijau pada hari yang sama. Indeks Nikkei Jepang naik 0,66% ke level 65.038, Shanghai Composite bertambah 1,15% ke posisi 3.858,25, dan Hang Seng menguat 0,98% ke level 25.207.

Daftar top gainers hari itu dipimpin PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) yang melesat 9,62% ke level 114, disusul PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik 8,07% ke 1.205, dan PT Indika Energy Tbk (INDY) tumbuh 6,48% ke 2.630.

Sementara di jajaran top losers, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) anjlok 9,83% ke level 1.605. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun 6,25% ke 1.425, dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melemah 5,59% ke level 270.