Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,04% ke level 6.041 pada perdagangan Rabu (15/7). Penguatan ini terjadi di tengah nilai transaksi yang mencapai Rp11,69 triliun.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan volume perdagangan sore itu tembus 28,68 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 2 juta kali. Sebanyak 334 saham menguat, 267 saham melemah, dan 195 saham lainnya stagnan.
Kapitalisasi pasar IHSG hingga penutupan tercatat sebesar Rp10.574 triliun.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan pada hari itu. Nilai transaksinya mencapai Rp863,77 miliar dengan volume 140,82 juta saham, ditutup di harga Rp6.125 per saham.
Posisi kedua ditempati PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan nilai transaksi Rp613,36 miliar. Sebanyak 145,28 juta lembar saham BMRI berpindah tangan dan ditutup di harga Rp4.200.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengekor di posisi ketiga dengan nilai transaksi Rp565 miliar. Volume perdagangannya mencapai 293,21 juta saham, ditutup di level Rp1.910 per saham.
Menariknya, saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) mencatat volume perdagangan tertinggi di antara lima saham teraktif, yakni 2,18 miliar lembar. Nilai transaksinya mencapai Rp555,41 miliar dan ditutup di harga Rp272 per saham.
Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melengkapi lima besar dengan nilai transaksi Rp518,3 miliar. Volume perdagangannya sebesar 182,4 juta saham, ditutup di harga Rp2.830.
Dari sebelas sektor yang tercatat di BEI, hanya enam sektor yang berhasil menguat. Sektor bahan baku mencatat kenaikan terbesar sebesar 0,76%, ditopang lonjakan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang naik 4,11% ke Rp3.040.
Bursa saham Asia turut didominasi zona hijau pada perdagangan hari itu. Indeks Straits Times naik 1,06%, Nikkei melesat 1,49%, dan Hang Seng terangkat 1,40%. Di sisi lain, Shanghai Composite justru tergelincir 0,29%.
Di jajaran top gainers, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) mencatat kenaikan tertinggi sebesar 24,77% ke Rp222, disusul PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang naik 24,71% ke Rp424. PT PP Presisi Tbk (PPRE) melengkapi daftar dengan kenaikan 9,62% ke Rp114.
Sebaliknya, deretan top losers dihuni PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang turun 5,14% ke Rp1.570, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) yang terkoreksi 5,10% ke Rp372, dan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) yang melemah 4,23% ke Rp68.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar