Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,50% ke level 6.351 pada perdagangan Rabu (5/8). Sebanyak 406 saham menguat, 208 saham terkoreksi, dan 178 saham lainnya stagnan.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hingga penutupan sore mencapai Rp14,92 triliun. Volume perdagangan tercatat 40,25 miliar saham dengan frekuensi 2,33 juta kali transaksi, sementara kapitalisasi pasar IHSG berada di angka Rp11.109 triliun.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling aktif diperdagangkan berdasarkan nilai transaksi, mencapai Rp799,40 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai Rp655,92 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp566,65 miliar.

Di jajaran berikutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan transaksi senilai Rp521,06 miliar. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyusul dengan nilai Rp505,91 miliar.

Sementara itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) masing-masing mencatat nilai transaksi Rp468,76 miliar dan Rp415,39 miliar.

Dari sebelas sektor yang ada di BEI, sembilan sektor terpantau menguat sepanjang perdagangan. Sektor bahan baku mencatat kenaikan terbesar, yakni 2,21%.

ANTM menjadi salah satu saham penggerak sektor bahan baku, dengan kenaikan 6,23% ke level Rp3.070.

Di jajaran top gainers, saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) melonjak 20,27% ke Rp890. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) naik 9,63% ke Rp535, sedangkan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menguat 6,45% ke Rp1.155.

Berbanding terbalik, sejumlah saham justru tertekan. PT Bach Multi Global Tbk (BACH) turun paling dalam, yakni 14,45% ke Rp740.

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) melemah 11,29% ke Rp5.500, sementara PT MD Entertainment Tbk (FILM) terkoreksi 3,35% ke Rp1.010.

Penguatan IHSG hari ini turut sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia yang didominasi zona hijau. Indeks Nikkei melonjak 3,66%, Shanghai Composite tumbuh 1,47%, dan Hang Seng naik 0,24%.

Di sisi lain, indeks Straits Times bergerak berlawanan arah dengan koreksi 0,55%.