Periskop.id - Asisten pelatih timnas Indonesia Cesar Meylan menyatakan, situasi Indonesia mirip seperti Kanada sebelum mereka bermain di Piala Dunia 2022 di Qatar.
Di periode itu, John Herdman datang sebagai pelatih kepala saat Kanada berada di posisi 94 dunia dalam ranking FIFA. Di bawah asuhan Herdman, level Kanada mulai naik. Mereka lalu bermain di Piala Dunia 2022, Piala Dunia pertama setelah 36 tahun absen.
Di era Herdman yang kini melatih timnas Indonesia, Kanada juga menempati peringkat FIFA tertinggi, yaitu ranking 33 dunia. Karena itu, Meylan sangat antusias dengan talenta lokal dan juga semua pemain internasional yang bermain di Eropa.
“Saya bisa melihat bahwa situasinya sangat mirip dengan Kanada 4-5 tahun lalu sebelum mereka lolos ke Piala Dunia. Dan, itulah yang benar-benar menarik untuk datang ke sini dan menuliskan sejarah," kata Meylan pada saat ditemui awak media pada jumpa pers perkenalan Herdman sebagai pelatih tim Garuda di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1).
Di Indonesia, Meylan adalah sosok yang menjadi arsitek utama dalam kebugaran, kekuatan, dan daya tahan fisik pemain timnas, sekaligus menjadi tangan kanan Herdman.
Keduanya melanjutkan kemitraan strategis yang telah teruji selama lebih dari satu dekade di level tertinggi sepak bola internasional. Mulai di timnas putri Selandia Baru, timnas putri Kanada, timnas putra Kanada, sampai Toronto FC
Ilmuwan Olahraga
Dengan status ilmuwan olahraga dan pelatih strength & conditioning berkelas Olimpiade, Meylan menyandang gelar Doktor (PhD) di bidang Strength & Conditioning dari AUT University, Selandia Baru. Keahliannya meliputi pengelolaan beban latihan, pencegahan cedera, pemulihan, serta optimalisasi performa atlet agar mampu tampil konsisten di level kompetisi tertinggi.
Reputasi Meylan diakui secara global, termasuk saat ia dinobatkan sebagai Sport Scientist of the Year 2021, penghargaan bergengsi bagi tokoh yang memberi dampak signifikan dalam pengembangan performa atlet elite.
"Itulah mengapa saya datang ke sini, itulah mengapa saya bekerja dengan Kanada, dan saya sangat antusias berada di sini dan melihat antusiasme yang sudah ada di ruangan ini, serta jumlah peliput dan penggemar di sekitar, reaksi terhadap penunjukan John sangat menyenangkan," tuturnya.
Ia pun berharap kerja samanya dengan Herdman dapat mewujudkan mimpi tim Garuda berlaga di Piala Dunia 2030, saat pesta sepak bola terakbar dunia ini memasuki edisi satu abad atau 100 tahun. "Saya sangat antusias bekerja dengan seluruh negara Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia pada tahun 2030," kata pria 45 tahun tersebut.
Lebih lanjut, Meylan mengaku sejak hari pertama kedatangannya di Indonesia, sampai hari ini pada jumpa pers yang diikutinya, ia mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari masyarakat Indonesia. Ia menyebutnya sebagai, "48 jam pertama saya di sini sangat luar biasa".
"Sangat positif, sangat ramah, sangat mendukung untuk berintegrasi dengan banyak orang yang ramah. Itu memberikan kehangatan dan dukungan bagi seseorang yang datang dari belahan dunia lain untuk datang ke sini," pungkasnya
Target Jangka Pendek
Sekadar informasi, Pelatih kepala baru timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan target jangka pendeknya di tim Garuda, yakni mengurai kegagalan Indonesia ke Piala Dunia.
Herdman mengatakan, ada tiga poin utama yang dalam waktu dekat perlu ia lakukan, yaitu pertama mendengarkan, kedua memahami, dan ketiga bertindak. Tiga poin ini perlu segera ia lakukan untuk mengurai kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Ia perlu memahami apa kekurangan Indonesia dalam dua tahun perjalanan menuju Piala Dunia 2026, agar nantinya tak mengulang lagi kegagalan yang sama saat ia memimpin tim Garuda ke Piala Dunia 2030.
“Dalam jangka pendek, yang terpenting adalah melakukan penilaian, meluangkan waktu untuk mendengarkan, memahami pengalaman orang-orang,” ucapnya.
Herdman mengungkapkan, perlu adanya mengevauasi kondisi tiumnas dalam dua tahun terakhir. “Yang Anda tahu, sudah sangat dekat, sangat dekat, tetapi akhirnya gagal, kita harus memahami di mana letak kekurangannya," kata Herdman.
Tinggalkan Komentar
Komentar