periskop.id - Persib Bandung resmi menjuarai kompetisi BRI Super League 2025/2026 sekaligus mencetak rekor hattrick gelar secara beruntun.

Kepastian gelar tersebut didapat setelah skuad Maung Bandung bermain imbang melawan Persijap Jepara. Hasil kacamata ini membuat perolehan poin puncak klasemen tidak terkejar oleh pesaing terdekatnya.

​Tambahan satu poin krusial menempatkan skuad asuhan Bojan Hodak pada posisi tertinggi klasemen akhir. Persib Bandung memuncaki kompetisi dengan total raihan 79 angka.

​Borneo FC Samarinda sejatinya tampil sangat dominan pada pertandingan penutup musim di tempat terpisah. Borneo FC sukses membantai Malut United lewat kemenangan telak tujuh gol berbalas satu.

​Kemenangan besar tersebut membuat perolehan poin skuad Pesut Etam menyamai koleksi angka milik Persib Bandung. Namun, torehan tersebut tidak cukup untuk mendongkel posisi Persib dari takhta juara.

​Aturan regulasi Liga Indonesia menetapkan rekor pertemuan langsung (head to head) sebagai penentu utama jika terdapat dua tim dengan poin identik. Persib Bandung berhak mengangkat trofi berkat rekor pertemuan yang lebih superior atas Borneo FC Samarinda.

​Hasil ini memperpanjang catatan sejarah manis Persib Bandung di bawah kepemimpinan pelatih Bojan Hodak. Dominasi sang juru taktik terbukti membuahkan tiga gelar liga berturut-turut.

​Borneo FC Samarinda terpaksa harus puas menyelesaikan kompetisi musim ini di peringkat kedua. Trofi juara melayang dari genggaman Borneo FC meskipun mereka mencatatkan agresivitas selisih gol yang sangat masif.

​Seluruh pemain dan pendukung Persib Bandung langsung merayakan pesta keberhasilan bersejarah usai peluit panjang dibunyikan. Trofi musim ini menyempurnakan status Persib Bandung sebagai raja kasta tertinggi sepak bola nasional.