periskop.id - Daftar susunan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 baru saja dirilis, tapi jagat media sosial sudah langsung memanas. Nama yang paling menjadi sorotan kali ini bukan pemain naturalisasi baru, melainkan sosok ikonik dari Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha.

Pemain yang akrab disapa Etam ini secara mengejutkan masuk dalam pilihan pelatih kepala John Herdman untuk memperkuat lini serang Timnas Senior. Keputusan ini memicu debat di kolom komentar akun Instagram resmi @timnasindonesia. Sebagian besar netizen mempertanyakan kelayakan Beckham yang dinilai belum cukup konsisten jika dibandingkan dengan opsi pemain lain.

Mengapa Netizen Meragukan Beckham?

Kritik yang mengalir deras umumnya menyoroti efektivitas permainan Beckham di lapangan. Salah satu akun netizen, @ikyxbigel88, secara blak-blakan menuliskan, "Fungsi Beckham?" sementara yang lain lebih memilih membandingkannya dengan talenta muda lain seperti Marselino Ferdinan.

Apalagi, dalam pemilihan skuad kali ini, Beckham berhasil menyisihkan nama-nama besar dan pemain yang berkarier di luar negeri (abroad) seperti Andri Wibowo dan Tim Geypen di posisi sayap. Bagi sebagian pendukung Garuda, keputusan Herdman mencoret Marc Klok dan lebih memilih Beckham dianggap sebagai langkah yang berani.

Apa Saja Prestasi Beckham di Level Klub?

Meski dihujani kritik, jika kita menilik data dan prestasi, Beckham Putra bukanlah pemain sembarangan. Ia adalah "anak emas" Persib Bandung yang telah mengukir sejarah sejak level junior. Beckham merupakan aktor penting yang membawa Persib U-19 juara pada 2018 dan baru saja membantu Maung Bandung meraih gelar juara Liga 1 dua musim berturut-turut (2023/2024 dan 2024/2025).

Di level internasional, Beckham bukan orang baru. Ia adalah pemegang medali emas SEA Games 2023. Di kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, ia tercatat sudah tampil selama 61 menit dalam dua laga krusial melawan raksasa Asia, Jepang, dan China. Pengalaman bertanding di level setinggi itu tentu menjadi alasan kuat mengapa John Herdman tetap menaruh kepercayaan padanya.

Secara finansial, nilai pasar Beckham yang mencapai Rp5,6 miliar dengan perkiraan pendapatan Rp4,78 miliar per tahun menjadi bukti bahwa ia adalah salah satu komoditas terpanas di sepak bola tanah air saat ini.

Pada akhirnya, perdebatan di media sosial hanyalah bumbu dalam dunia sepak bola. Beckham Putra kini memikul beban untuk membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar "pilihan favorit", melainkan solusi taktis bagi lini serang Indonesia.

Apakah Etam akan menjawab kritik netizen dengan assist atau gol cantik di laga mendatang? Ataukah kritikan pedas tersebut justru akan menjadi kenyataan? Lapangan hijau akan memberikan jawabannya dalam waktu dekat. Satu yang pasti, dukungan penuh tetap harus diberikan kepada siapa pun yang mengenakan lambang Garuda di dada.