Andrie Yunus adalah aktivis hak asasi manusia dan Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Ia menjadi sorotan nasional setelah disiram air keras oleh sejumlah prajurit TNI pada 2026, serangan yang menyebabkan cedera berat dan cacat permanen.
Kasus ini bergulir di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Empat prajurit divonis 1,5 sampai 3 tahun penjara dan dua di antaranya dipecat, putusan yang dinilai Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) terlalu ringan dan sarat pembelaan institusi. Komnas HAM, Kementerian HAM, dan koalisi masyarakat sipil terus mendesak pengusutan rantai komando di balik penyerangan.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang Andrie Yunus, dari kronologi penyerangan, penyidikan Polda Metro Jaya, persidangan militer, hingga desakan pembentukan tim ad hoc dan perlindungan pembela HAM. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
Polda Tampilkan CCTV Rekam Detik-Detik Penyerangan Andrie Yunus: Diintai Sejak dari Kantor YLBHI
Polda Metro Jaya mengungkap bukti rekaman CCTV kronologi penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus. Pelaku terbukti mengintai korban secara terencana sejak dari kantor YLBH...
Baca selengkapnya →
Polda Metro Jaya Pastikan Foto Pelaku Kasus Andrie Yunus Bukan Rekayasa AI
Polda Metro Jaya merilis rekaman CCTV pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Polisi menegaskan bukti visual tersebut asli, bukan hasil manipu...
Baca selengkapnya →
Polda Metro Jaya dan TNI Rilis Inisial Berbeda Pelaku Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus
Polda Metro Jaya berkolaborasi bersama TNI menyelaraskan fakta hukum kasus penyiraman air keras aktivis KontraS. Langkah sinkronisasi data ini menyusul perbedaan temuan inisial ter...
Baca selengkapnya →
Polda Ungkap Dua Orang yang Diduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Polda Metro Jaya mengidentifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Polisi membuka jalur pengaduan publik untuk mempercepat penangkapa...
Baca selengkapnya →
Kapolri Pastikan Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Kapolri Listyo Sigit menegaskan Polri intensif mengusut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, dengan mendalami 86 CCTV dan bukti tambahan untuk mengungk...
Baca selengkapnya →
Komnas HAM Tetapkan Andrie Yunus sebagai Pembela HAM Pasca Serangan Air Keras
Komnas HAM menetapkan Andrie Yunus sebagai Pembela HAM pasca serangan air keras. LPSK beri perlindungan, Komnas HAM desak polisi usut tuntas demi hentikan praktik impunitas terhada...
Baca selengkapnya →
Usai Jalani Transplantasi Membran, Kondisi Andrie Yunus Sudah Stabil
Aktivis KontraS Andrie Yunus, korban penyiraman air keras, kini dirawat intensif di RSCM. Usai operasi transplantasi membran amnion, kondisi kesehatan dinyatakan stabil meski menga...
Baca selengkapnya →
TAUD Desak Presiden Bentuk Tim Independen Usut Kasus Air Keras Andrie Yunus
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk Tim Investigasi Independen. Langkah ini bertujuan menjamin objektivitas pengusutan kasus air keras...
Baca selengkapnya →
KontraS: Penyiraman Air Keras Adalah Teror untuk Bungkam Masyarakat Sipil
KontraS menilai serangan air keras terhadap advokat Andrie Yunus adalah upaya membungkam masyarakat sipil. Lembaga ini mendesak polisi mengungkap pelaku lapangan dan aktor intelekt...
Baca selengkapnya →
Kuasa Hukum Dorong Kasus Andrie Yunus Diproses Sebagai Percobaan Pembunuhan
TAUD menilai penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, sebagai percobaan pembunuhan berencana. LBH Jakarta menekankan pentingnya Pasal 17 dan 20 KUHP untuk menje...
Baca selengkapnya →
LBH Jakarta: Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Mengarah pada Upaya Pembunuhan
TAUD menilai serangan air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, bukan sekadar penganiayaan, melainkan percobaan pembunuhan berencana dengan indikasi kuat dari alat, sasaran...
Baca selengkapnya →
Usut Penyiraman Air Keras Ke Aktivis Kontras, Polisi Selidiki 86 CCTV
Diduga ada empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini. Kemudian, mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan se...
Baca selengkapnya →
