Periskop.id - Will Cathcart resmi mundur dari jabatan Head of WhatsApp setelah hampir tujuh tahun memimpin platform milik Meta tersebut. Posisinya diambil alih Kunal Shah, pendiri startup fintech asal India, Cred.
Cathcart mengumumkan keputusannya itu melalui unggahan di X. Ia menyebut WhatsApp kini berada di posisi terkuatnya, namun saat inilah waktu yang menurutnya tepat untuk berhenti.
"Saya sangat bangga dengan apa yang telah kita bangun. Kita telah mengembangkan platform pesan terenkripsi end-to-end hingga menjangkau lebih dari tiga miliar orang. Kita menghadirkannya ke chat grup, perangkat pendamping, platform baru, dan mempertahankan hak orang-orang di seluruh dunia untuk melakukan percakapan private," tulis Cathcart dalam unggahannya di X, Selasa (23/6).
Meski mundur dari WhatsApp, Cathcart dipastikan tetap bertahan di Meta. CEO Meta Mark Zuckerberg menyebut Cathcart akan mengerjakan produk baru dari awal, meski jabatan resminya belum diumumkan.
Dalam unggahan yang sama, Zuckerberg turut memuji Shah. Ia menilai pendiri Cred itu memiliki mentalitas pembangun dan perspektif global yang akan menjadi modal kuat dalam memimpin WhatsApp.
"Saya berharap dapat bekerja sama dengan Kunal untuk terus menjadikan WhatsApp sebagai layanan terbaik untuk miliaran orang dan jutaan bisnis," ujar Zuckerberg, sebagaimana dilaporkan BBC.
Shah mendirikan Cred pada 2018. Platform itu bergerak di bidang pembayaran kartu kredit dengan sistem penghargaan bagi pengguna yang melunasi tagihan tepat waktu. Zuckerberg menyebut Cred telah berkembang menjadi salah satu perusahaan teknologi penting di India.
Sebagai bagian dari penunjukan Shah, Meta akan menanamkan investasi senilai US$900 juta di Cred. Shah sendiri akan melepas posisinya sebagai CEO Cred, meski tetap mempertahankan kepemilikan saham di perusahaan yang ia rintis itu.
Cathcart menjabat Head of WhatsApp sejak 2019. Selama kurang lebih tujuh tahun masa kepemimpinannya, sejumlah perubahan besar diperkenalkan ke platform tersebut, mulai dari backup chat terenkripsi, aplikasi WhatsApp untuk iPad, hingga kehadiran iklan dan chatbot Meta AI.
"Saya berharap bisa membawa perspektif global ini ke pekerjaan kami di WhatsApp," pungkas Shah, mengacu pada pengalamannya membangun Cred di pasar India yang dinamis.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar