Periskop.id - SpaceX menguraikan rencana untuk menyaingi langsung tiga operator seluler terbesar Amerika Serikat, yakni AT&T Inc., Verizon Communications Inc., dan T-Mobile US Inc. Perusahaan tersebut bakal memadukan layanan internet berbasis satelit Starlink dengan infrastruktur darat lewat Starlink Mobile.

Bloomberg News melaporkan, rencana ini pertama kali diungkap Presiden dan Chief Operating Officer (COO) SpaceX Gwynne Shotwell. Ia menyampaikannya dalam konferensi pendapatan perdana perusahaan tersebut.

Shotwell menyebutkan, ketiga operator itu menghasilkan pendapatan hingga ratusan miliar dolar AS setiap tahun.

Potensi pasar sebesar itu, menurutnya, menjadi peluang besar bagi Starlink Mobile untuk merebut sebagian pelanggan dari tiga raksasa telekomunikasi tersebut.

"Saya memperkirakan kami akan mampu merebut cukup banyak pelanggan mereka, karena menurut saya layanan kami akan lebih baik," kata Shotwell dalam konferensi pendapatan perdana SpaceX.

Ia menjelaskan, keyakinan itu muncul karena Starlink Mobile dinilai punya keunggulan dibanding layanan seluler konvensional. Keunggulan tersebut, menurutnya, bisa menjadi daya tarik utama bagi calon pelanggan baru.

Bisnis internet satelit SpaceX diketahui sudah mengirim data langsung ke ponsel pengguna.

Kemampuan itu digunakan untuk memperkuat sinyal di wilayah tanpa jangkauan sinyal atau dead zone yang belum terjangkau jaringan seluler berbasis darat.

Strategi menggabungkan jaringan satelit dan infrastruktur darat itu menjadi kunci SpaceX memperluas jangkauan Starlink Mobile langsung lewat ponsel pengguna.

"Saya sangat antusias dengan perkembangan Starlink Mobile ke depannya," pungkas Shotwell.