periskop.id - Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 membawa lonjakan besar arus kendaraan di Kabupaten Bandung. Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mencatat lebih dari 2,6 juta kendaraan melintas di jalur wisata selama periode tersebut.

Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung, Eric A. Prabowo, menjelaskan bahwa data tersebut merupakan hasil rekapitulasi dari jalur wisata Ciwidey, Pangalengan, dan Nagreg. 

“Berdasarkan data rekapitulasi, sekitar 2,67 juta kendaraan melintasi jalur wisata yang berada di Kabupaten Bandung, meliputi Ciwidey, Pangalengan, dan Nagreg,” kata Eric dikutip dari Antara, Senin (5/1).

Dari tiga kawasan wisata itu, Nagreg menjadi titik paling padat. Dishub mencatat sebanyak 1,54 juta kendaraan melintas di jalur tersebut sepanjang libur Nataru. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan jalur lain.

“Adapun lonjakan arus lalu lintas di Jalur Nagreg tertinggi berada di hari pertama atau 24 Desember 2025 dengan total 179.712 kendaraan melintas dua arah,” katanya.

Lonjakan tersebut dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur sekolah dan cuti bersama. Dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR), arus kendaraan di arah Garut tercatat melonjak hingga 137%.

Sementara itu, kawasan wisata Ciwidey mencatat 625.076 kendaraan, sedangkan jalur Pangalengan mencapai 511.116 kendaraan. Kedua jalur ini juga mengalami peningkatan signifikan, meski tidak setinggi Nagreg.

Selain kendaraan pribadi, Dishub juga mencatat pergerakan penumpang kereta api di wilayah Kabupaten Bandung. Total penumpang naik mencapai 162.988 orang selama periode libur.

Rinciannya, penumpang naik di Stasiun KCIC Tegalluar sebanyak 24.167 orang, Stasiun Rancaekek 46.333 orang, Stasiun Haurpugur 10.451 orang, Stasiun Cicalengka 80.939 orang, dan Stasiun Nagreg 1.098 orang. Adapun jumlah penumpang turun kereta api tercatat 161.568 orang, dengan distribusi terbesar di Stasiun Cicalengka sebanyak 85.849 orang.