Periskop.id - Keluarga konglomerat asal Indonesia, Mochtar Riady, melalui perusahaan investasi real estat OUE Commercial REIT, dilaporkan tengah bersiap untuk melepaskan salah satu aset properti paling prestisius di Singapura.
Melansir laporan Forbes pada Kamis (19/2), langkah pencarian pembeli untuk One Raffles Place ini dilakukan guna memanfaatkan momentum tingginya permintaan terhadap properti komersial premium di jantung kawasan pusat bisnis atau Central Business District (CBD) negara kota tersebut.
Gedung pencakar langit yang menjadi ikon cakrawala Singapura ini berlokasi sangat strategis di pusat Raffles Place CBD. Kompleks properti ini memiliki cakupan yang sangat luas, terdiri atas menara perkantoran utama setinggi 62 lantai, satu menara tambahan setinggi 38 lantai, serta podium ritel enam lantai. Total luas sewa kotor dari properti ini mencapai lebih dari 65.000 meter persegi.
Untuk menangani transaksi skala besar ini, konsultan properti kenamaan CBRE dan JLL telah ditunjuk secara bersama sebagai agen penjualan.
Berdasarkan laporan awal dari Business Times, nilai keseluruhan properti ini diperkirakan dapat menembus angka S$2,4 miliar atau sekitar US$1,9 miliar. Hingga akhir Desember 2025, OUE REIT tercatat memiliki kepemilikan efektif sebesar 68% di gedung tersebut dengan valuasi internal mencapai S$1,9 miliar.
Profil dan Sejarah One Raffles Place
One Raffles Place terdiri dari dua menara perkantoran dan satu pusat perbelanjaan.
Properti ini memiliki sejarah panjang dalam perkembangan arsitektur global. Sebelumnya dikenal dengan nama Overseas Union Bank Centre atau OUB Centre, One Raffles Place merupakan satu dari tiga pencakar langit tertinggi di Singapura selain UOB Plaza dan Republic Plaza.
Dengan ketinggian mencapai 280 meter, gedung ini sempat memegang rekor sebagai bangunan tertinggi di dunia di luar Amerika Utara saat pembangunannya rampung pada tahun 1986. Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh 63 Building di Korea Selatan sebelum akhirnya posisi One Raffles Place digeser oleh Bank of China Tower.
Pada tahun 2008, pengembangan area ini dilanjutkan dengan pembangunan menara baru yang secara resmi mengubah nama kompleks perkantoran tersebut menjadi seperti yang dikenal sekarang.
Tower One
Berdasarkan informasi dari laman resminya, Tower One merupakan menara utama yang dirancang oleh arsitek legendaris asal Jepang, Kenzo Tange. Selama lebih dari tiga dekade, gedung ini dikenal melalui desain dua struktur berbentuk segitiga yang unik.
Desain ini bukan tanpa alasan, karena bertujuan untuk menyediakan ruang kantor tanpa kolom sehingga para penyewa dapat memaksimalkan efisiensi perencanaan ruang mereka.
Dari sisi estetika, pengunjung disambut dengan pintu masuk dramatis melalui potongan bangunan setinggi delapan lantai yang dilengkapi dengan skylight.
Selain megah, Tower One juga mengedepankan aspek keberlanjutan dengan meraih sertifikasi BCA Green Mark Gold. Berbagai fitur ramah lingkungan telah diterapkan, antara lain:
- Efisiensi Energi: Penggunaan sistem pendingin (chiller) hemat energi yang dipantau melalui Building Management System.
- Lingkungan Dalam Ruang: Pemasangan sistem pemurnian udara UV di seluruh unit penanganan udara serta sensor CO2 untuk menjaga kualitas udara bagi penghuni gedung.
- Pengelolaan Air: Meraih sertifikasi PUB Water Efficient Building berkat pengelolaan air yang sangat bertanggung jawab.
Tower Two
Menambah dimensi baru pada lanskap Singapura, Tower Two hadir dengan sentuhan arsitektur modern yang dirancang oleh Paul Noritaka Tange, putra dari Kenzo Tange.
Paul memberikan interpretasi kontemporer atas tema segitiga ikonik ayahnya melalui fasad kristalin yang dilengkapi efek pencahayaan tegas.
Sebagai gedung perkantoran Grade A, Tower Two menawarkan keunggulan berupa:
- Fleksibilitas Ruang: Desain tanpa kolom dengan sistem raised floor terintegrasi yang memudahkan konfigurasi kabel di bawah lantai.
- Teknologi Hijau: Dilengkapi dengan kaca ganda Low Emission, sel fotovoltaik surya berdaya tinggi untuk energi terbarukan, serta sistem penampungan air hujan.
- Sensor Cerdas: Penggunaan sensor gerak untuk pencahayaan guna meminimalkan pemborosan energi listrik.
Pusat Perbelanjaan
Melengkapi fungsi perkantorannya, kompleks ini memiliki pusat perbelanjaan yang terletak tepat di atas stasiun MRT Raffles Place.
Pusat perbelanjaan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup, belanja, dan bersantap bagi para profesional serta warga yang beraktivitas di kawasan bisnis tersibuk di Singapura tersebut.
Tinggalkan Komentar
Komentar