Periskop.id – Harga cabai makin pedas. Setidaknya di sejumlah kawasan di Jakarta Selatan. Di Pasar Santa, sejumlah pedagang mengatakan, harga cabai rawit merah mencapai Rp130 ribu per kilogram (kg) pada awal Ramadan 1447 Hijriah.
"Harga cabai jadi Rp130 ribu, yang sebelumnya Rp100 ribu," kata pedagang bernama Ahmad saat ditemui di Pasar Santa, Jakarta Selatan, Senin (23/2)
Menurut dia, kenaikan harga itu sudah terjadi sejak perayaan Imlek atau sebelum Ramadan. Sementara itu, bawang merah dijual seharga Rp70 ribu per kg, sedangkan bawang putih relatif stabil pada kisaran Rp50 ribu per kg
Di Pasar Minggu, harga cabai rawit merah sempat menembus Rp140.000 per kg, naik dari kisaran normal Rp90.000 hingga Rp100.000 per kg sebelum Ramadan.
Salah satu pedagang, Sarjono mengatakan, lonjakan harga itu terjadi sejak awal puasa lantaran faktor cuaca. "Kenaikan dipicu faktor cuaca. Musim hujan membuat petani tidak memanen karena risiko kerusakan, sehingga pasokan berkurang, sementara permintaan pasar tetap tinggi," ucap Sarjono, Minggu.
Untuk cabai merah keriting, kata dia, harganya kini menjadi Rp80.000 per kg dari sebelumnya sekitar Rp60.000 per kg. Dia memperkirakan penurunan harga dapat terjadi dalam satu hingga dua pekan sebelum kembali berfluktuasi mendekati Lebaran.
Tak hanya di Pasar Minggu, di Pasar Santa, sejumlah pedagang mengatakan, harga cabai rawit merah mencapai Rp130 ribu per kilogram (kg) pada awal Ramadan 1447 Hijriah. "Harga cabai jadi Rp130 ribu, yang sebelumnya Rp100 ribu," kata pedagang bernama Ahmad saat ditemui di Pasar Santa, Jakarta Selatan, Senin.
Menurut dia, kenaikan harga itu sudah terjadi sejak perayaan Imlek atau sebelum Ramadan. Sementara itu, bawang merah dijual seharga Rp70 ribu per kg, sedangkan bawang putih relatif stabil pada kisaran Rp50 ribu per kg.
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani segera berkoordinasi dengan pengusaha hingga asosiasi terkait, menyusul temuan harga cabai rawit merah hingga Rp140 ribu per kilogram di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Jadi ini akan kami koordinasikan dengan pengusaha-pengusaha cabai, asosiasi cabai, agar harganya diturunkan, mudah-mudahan kembali standar menghadapi Lebaran nanti," kata Rizal.
Sudah Turun
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan, harga cabai di ibu kota sudah mengalami penurunan meskipun belum dilakukan intervensi.
“Jadi cabai, belum diintervensi saja harganya sudah turun,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Senin.
Berdasarkan informasi pada situs info pangan Jakarta, harga cabai rawit merah saat ini Rp117.333 per kilogram, masih mengalami kenaikan Rp1.666.
Sedangkan cabai rawit hijau dibanderol seharga Rp65.333 per kilogram, mengalami penurunan Rp767. Kemudian cabai merah keriting diketahui seharga Rp57.333 per kilogram, turun Rp1.667.
Terakhir, cabai merah besar diketahui seharga Rp56.333 per kilogram, mengalami penurunan yang cukup besar, yakni Rp4.200. Meski harga cabai sudah terpantau turun, pria yang akrab disapa Pram itu tetap meminta kepada pihak Pasar Jaya untuk terus melakukan pengawasan harga.
“Sebenarnya, tiga yang dimonitor. Yang pertama adalah harga beras, kemudian cabe, yang ketiga daging, karena ini biasanya komponen yang secara langsung akan berpengaruh terhadap inflasi,” ungkap Pramono.
Sebelumnya, dia mengatakan kenaikan harga cabai keriting di Jakarta disebabkan berkurangnya pasokan dari sejumlah daerah sentra produksi akibat cuaca buruk. Menurut dia, suplai dari Jawa dan Sulawesi Selatan mengalami penurunan kuantitas karena faktor hujan, sehingga berdampak pada harga di pasaran.
“Sekarang ini memang terjadi kenaikan cabai keriting. Harga cabai keriting itu naik karena suplai yang dari Jawa maupun Sulawesi Selatan itu kuantitasnya mengalami penurunan karena hujan,” tutur Pramono.
Dia pun mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera melakukan intervensi untuk menekan harga cabai keriting.
“Kami akan membeli cabai, kemudian menjual kepada pengecer atau pedagang, memberikan keuntungan Rp5.000 supaya harganya terkontrol, karena saya yakin dengan cara seperti ini, inflasi di Jakarta pasti akan bisa kita kontrol. dan ini sudah kita lakukan untuk itu,” ungkap Pramono.
Dia optimistis cara tersebut dapat membuat harga cabai keriting di Jakarta dapat kembali normal, dalam satu hingga dua minggu ke depan.
Tinggalkan Komentar
Komentar