Periskop.id - Selama 25 tahun terakhir, wajah demografi dunia telah mengalami transformasi yang sangat kontras. 

Melansir data International Monetary Fund (IMF) yang dihimpun oleh Visual Capitalist, tren populasi global bergerak ke dua kutub yang berbeda di mana beberapa negara mengalami lonjakan populasi yang ekstrem, sementara wilayah lainnya justru menghadapi penyusutan yang signifikan.

Peta perubahan populasi kumulatif dari tahun 2000 hingga 2025 ini menyoroti bagaimana migrasi besar-besaran dan momentum kelahiran membentuk ulang kekuatan ekonomi dunia. 

Pertumbuhan tercepat saat ini terkonsentrasi di kawasan Teluk dan Afrika sub-Sahara, sedangkan penurunan populasi secara berkelanjutan menjadi fenomena utama di Eropa Timur.

Negara dengan Lonjakan Pertumbuhan Populasi Tertinggi

Pertumbuhan populasi tercepat didominasi oleh kelompok negara yang relatif kecil, terutama di kawasan Teluk dan Afrika sub-Sahara. 

Qatar berada jauh di atas negara lain dengan peningkatan populasi mencapai 423,4% sejak tahun 2000. Lonjakan ini sebagian besar didorong oleh masuknya tenaga kerja asing yang masif untuk menopang pertumbuhan sektor energi dan pembangunan infrastruktur nasional.

Berikut adalah tabel 15 negara dengan pertumbuhan kumulatif populasi tertinggi (2000–2025):

PeringkatNegaraPerubahan Populasi 2000–2025 (%)
1Qatar423,4
2Uni Emirat Arab249,7
3Guinea Khatulistiwa166,6
4Niger157,0
5Bahrain153,9
6Papua Nugini149,6
7Angola139,7
8Kuwait139,1
9Oman129,1
10Chad126,9
11Yordania126,3
12Burundi123,6
13Republik Demokratik Kongo121,8
14Uganda120,1
15Zambia119,5

Fenomena Penyusutan Populasi di Eropa Timur

Sebaliknya, sejumlah negara mengalami penyusutan populasi secara drastis. Ukraina mencatat penurunan terbesar di dunia sebesar -32,5%. 

Bergabungnya negara-negara Eropa Timur ke Uni Eropa membuka jalur migrasi ke arah barat, yang mempercepat penurunan populasi jangka panjang di kawasan yang sudah menghadapi tantangan penuaan penduduk dan tingkat kelahiran rendah.

Berikut adalah tabel 15 negara dengan penurunan kumulatif populasi tertinggi (2000–2025):

PeringkatNegaraPerubahan Populasi 2000–2025 (%)
1Ukraina-32,5
2Kepulauan Marshall-29,4
3Bulgaria-23,2
4Latvia-21,6
5Moldova-18,8
6Lithuania-17,5
7Puerto Riko-16,7
8Rumania-16,1
9Serbia-13,1
10Albania-12,8
11Kroasia-12,0
12Mikronesia-11,2
13Georgia-10,3
14Makedonia Utara-10,0
15Belarus-9,0

Ekonomi Raksasa Tumbuh Moderat

Di antara negara dengan ekonomi terbesar dunia, pertumbuhan cenderung lebih stabil. India tumbuh sebesar 38,4%, Amerika Serikat 21,0%, China 10,9%, dan Brasil 22,1%. 

Sementara itu, negara maju seperti Jepang mengalami penurunan populasi sebesar 2,8% dan Korea Selatan tumbuh tipis 9,9%, keduanya berada di bawah rata-rata pertumbuhan global yang sebesar 46,6%.

Posisi Strategis Indonesia di Kawasan ASEAN

Di tingkat regional Asia Tenggara, Indonesia menempati posisi yang menarik. Meskipun secara volume Indonesia adalah negara dengan penduduk terbanyak di ASEAN, secara persentase pertumbuhan kumulatif (2000–2025), Indonesia berada di peringkat ke-8.

Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang berada dalam fase transisi demografi yang sukses. Dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura (50,9%) yang tumbuh pesat karena faktor imigrasi, atau Filipina (48,6%) yang memiliki tingkat kelahiran lebih tinggi, pertumbuhan Indonesia sebesar 37,9% menunjukkan laju yang lebih terkendali namun tetap produktif. 

Indonesia tumbuh jauh lebih dinamis dibandingkan Thailand (11,7%) yang mulai menghadapi krisis populasi serupa dengan Jepang.

Berikut adalah peringkat pertumbuhan populasi di negara-negara ASEAN (2000–2025):

PeringkatNegara ASEANPerubahan Populasi 2000–2025 (%)
1Timor Leste97,5
2Singapura50,9
3Filipina48,6
4Kamboja46,6
5Malaysia44,1
6Laos43,4
7Brunei Darussalam41,5
8Indonesia37,9
9Vietnam28,7
10Myanmar19,5
11Thailand11,7