Periskop.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan terbaru yang menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam struktur demografi Indonesia. Berdasarkan akumulasi data dari Sensus Penduduk (SP) dan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS), persentase penduduk lanjut usia atau lansia di tanah air terus mengalami peningkatan yang konsisten dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.

Pada pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2010, proporsi penduduk yang berusia 60 tahun ke atas tercatat sebesar 7,59%. Angka ini menunjukkan tren kenaikan ketika memasuki tahun 2015, di mana SUPAS mencatat persentase sebesar 8,47%. Pergerakan angka ini terus mendaki hingga mencapai 9,93% pada SP 2020.

Puncaknya, pada SUPAS 2025, persentase lansia di Indonesia telah menyentuh angka 11,97%. Kenaikan yang melampaui angka sepuluh persen ini menjadi indikator kuat bahwa Indonesia secara resmi telah memasuki fase ageing population

Kondisi ini didefinisikan sebagai sebuah fase ketika proporsi penduduk usia lanjut mencapai sepuluh persen atau lebih dari total keseluruhan populasi di suatu negara.

Yogyakarta Menjadi Provinsi Paling "Tua"

Meskipun secara nasional Indonesia telah memasuki fase populasi menua, distribusi penduduk lansia menunjukkan variasi yang cukup kontras di berbagai wilayah regional. 

Berdasarkan data SUPAS 2025, Daerah Istimewa Yogyakarta memegang posisi sebagai provinsi dengan persentase lansia tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 17,83%. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata nasional dan mempertegas posisi Yogyakarta sebagai wilayah dengan struktur penduduk paling senior.

Menyusul Yogyakarta, terdapat sejumlah provinsi lain yang juga mencatatkan angka lansia yang cukup dominan. Jawa Timur berada di posisi kedua dengan 15,45%, diikuti oleh Bali yang memiliki persentase sebesar 15,07%. 

Jawa Tengah dan Sulawesi Utara juga mencatat angka yang cukup tinggi, masing-masing sebesar 14,43% dan 14,12%.

Beberapa provinsi strategis lainnya pun telah melampaui ambang batas fase ageing population. Sumatera Barat dan DKI Jakarta, misalnya, masing-masing mencatatkan angka persentase lansia sebesar 12,01%. 

Secara keseluruhan, pergeseran demografi ini memberikan gambaran bahwa penduduk di wilayah barat dan tengah Indonesia cenderung menua lebih cepat dibandingkan wilayah timur.

Wilayah dengan Proporsi Lansia Terendah

Di sisi lain, terdapat beberapa provinsi yang hingga saat ini masih berada di bawah ambang batas sepuluh persen atau belum sepenuhnya memasuki fase ageing population

Provinsi jambi mencatatkan angka 9,96%, disusul oleh Nusa Tenggara Timur dengan 9,94%, Sulawesi Tengah sebesar 9,93%, serta Kalimantan Barat dengan 9,88%.

Wilayah yang memiliki persentase penduduk lanjut usia paling sedikit terkonsentrasi di bagian timur Indonesia, khususnya di tanah Papua. 

Papua Tengah menjadi provinsi dengan persentase lansia terendah secara nasional, yaitu hanya sebesar 6,71%. Papua Barat menyusul dengan angka 6,77%, dan Papua Selatan berada di angka 6,81%. 

Rendahnya angka ini mengindikasikan bahwa struktur penduduk di wilayah tersebut masih didominasi oleh kelompok usia muda.

Data Lengkap Persentase Lansia Menurut Provinsi (SUPAS 2025)

Sebagai perbandingan, berikut adalah daftar lengkap persentase penduduk berusia 60 tahun ke atas di seluruh provinsi Indonesia berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus 2025:

ProvinsiPersentase (%)
DI Yogyakarta17,83
Jawa Timur15,45
Bali15,07
Jawa Tengah14,43
Sulawesi Utara14,12
Sumatera Barat12,01
DKI Jakarta12,01
Sulawesi Selatan11,71
Jawa Barat11,51
Lampung11,39
Sumatera Selatan10,65
Gorontalo10,48
Kep. Bangka Belitung10,26
Kalimantan Selatan10,26
Sumatera Utara10,25
Bengkulu10,25
Jambi9,96
Nusa Tenggara Timur9,94
Sulawesi Tengah9,93
Kalimantan Barat9,88
Nusa Tenggara Barat9,72
Maluku9,57
Aceh9,56
Banten9,51
Kalimantan Tengah9,22
Kalimantan Timur9,05
Sulawesi Tenggara8,86
Sulawesi Barat8,81
Kalimantan Utara8,77
Riau8,65
Papua Pegunungan8,65
Maluku Utara8,58
Kep. Riau8,07
Papua7,98
Papua Barat Daya7,84
Papua Selatan6,81
Papua Barat6,77
Papua Tengah6,71