periskop.id - Dikenal sebagai aktor sekaligus idol K-pop dari grup ASTRO, Cha Eun Woo akhirnya angkat bicara terkait kontroversi pajak yang belakangan ini menyeret namanya.

Sebelumnya, pada 22 Januari, Cha Eun Woo dilaporkan telah diperiksa oleh Biro Investigasi 4 Kantor Pajak Regional Seoul atas dugaan pelanggaran pajak. Dalam proses tersebut, otoritas pajak menetapkan tagihan tambahan yang nilainya mencapai lebih dari 20 miliar won atau sekitar Rp230 miliar.

Melalui pernyataan pribadinya, Cha Eun Woo mengaku menyesal atas kebingungan dan kekecewaan yang dirasakan publik, khususnya para penggemar. Ia juga menjelaskan bahwa keterlambatan dalam memberikan klarifikasi terjadi karena masih adanya proses administratif yang harus dihormati.

Ia menegaskan telah melunasi seluruh kewajiban pajak yang diminta oleh otoritas terkait, serta berkomitmen mengikuti sisa prosedur yang masih berjalan. Cha Eun Woo juga mengakui bahwa tanggung jawab sepenuhnya ada pada dirinya tanpa menyalahkan pihak lain.

Dalam penjelasannya, ia turut mengungkapkan bahwa ia sebelumnya mendirikan perusahaan untuk membantu mengelola aktivitas kariernya. Namun, ia menyadari ada hal-hal yang kurang ditinjau secara teliti yang akhirnya berujung pada masalah ini.

Ia pun menyampaikan penyesalan mendalam kepada para penggemar ASTRO (AROHA) dan berjanji akan lebih berhati-hati serta menerapkan standar yang lebih ketat dalam setiap aktivitasnya ke depan.

Di akhir pernyataannya, Cha Eun Woo kembali meminta maaf dan menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas setiap keputusan dan tindakannya. Peristiwa ini menjadi momen refleksi bagi Cha Eun Woo. Ia mengaku sangat menyesal, terutama kepada para penggemar AROHA yang selama ini memberikan dukungan.

Agensi Cha Eun Woo Turut Minta Maaf, Mulai Evaluasi Sistem Internal

Selain permintaan maaf Cha Eun Woo, agensi hiburan Korea Selatan, Fantagio, juga buka suara dan menyampaikan permintaan maaf atas kontroversi pajak yang menyeret artis mereka. Pernyataan ini dirilis lewat situs resmi pada 9 April 2026 sebagai bentuk tanggung jawab atas kehebohan yang terjadi di publik.

Mengutip Soompi, pihak agensi menegaskan bahwa mereka menganggap masalah ini sangat serius. Menurut Fantagio, kasus ini bukan hal sepele, tapi jadi tanda bahwa masih ada kekurangan dalam pengelolaan dan tanggung jawab perusahaan.

Sebagai agensi yang menaungi banyak artis, Fantagio mengakui punya peran besar dalam mengatur aktivitas, termasuk memastikan semua berjalan sesuai aturan hukum dan pajak. Mereka juga menyadari ada bagian yang kurang dicek dengan teliti sejak awal.

Sebagai langkah perbaikan, Fantagio kini sedang melakukan evaluasi besar-besaran pada sistem manajemen internal. Selain itu, proses pengambilan keputusan juga akan dibuat lebih ketat, jelas, dan transparan.

Ke depan, agensi berencana memperkuat proses pengecekan awal, terutama yang berkaitan dengan hukum dan pajak, dengan melibatkan para ahli. Tujuannya agar kesalahan administratif seperti ini tidak terulang lagi.

Fantagio juga memastikan akan bersikap kooperatif dalam menjalani semua proses hukum yang berlaku. Mereka berkomitmen untuk berbenah demi mengembalikan kepercayaan publik dan para penggemar.