Pemerintah Siapkan 15 Ribu Insinyur Kuasai Desain Cip Semikonduktor
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan 15 ribu insinyur Indonesia akan dilatih merancang cip semikonduktor. Pelatihan ini menggandeng Arm Limited.

periskop.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan pemerintah tengah menyiapkan 15 ribu insinyur lokal untuk menguasai teknologi desain cip semikonduktor. Upaya masif peningkatan sumber daya manusia unggul ini terwujud berkat kemitraan strategis dengan raksasa teknologi Arm Limited.
"Dan dengan kerjasama ini diharapkan Indonesia bisa melakukan pelatihan terhadap 15.000 engineers kita di dalam ekosistem Arm agar mereka bisa menguasai teknologi chip design," kata Airlangga, usai acara penandatanganan kesepakatan di London, Inggris, Senin (23/2).
Program peningkatan kompetensi talenta digital ini turut menggandeng perguruan tinggi negeri terkemuka. Pemerintah rupanya telah merancang kolaborasi akademik bergengsi tersebut sejak jauh hari.
"Dan selama ini kita sudah mempersiapkan hampir dua tahun dengan ITB, dengan Gajah Mada, dengan UI," ucapnya.
Belasan ribu tenaga ahli muda ini nantinya mendapat materi khusus terkait pengembangan peranti lunak industri masa depan. Pembangunan basis kemampuan kognitif menjadi fokus utama pelatihan fase pertama ini.
Pelatihan perancangan cip akan dipandu langsung oleh para pelatih profesional bersertifikat internasional. "Di mana nanti mereka akan dilatih oleh trainer dari ARM ekosistem," tambahnya.
Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani membeberkan lebih rinci teknis pelaksanaan pendidikan tersebut. Ia menyebut skenario pelatihan berjalan melalui dua metode utama.
Metode pertama akan memberangkatkan langsung para insinyur terpilih menuju pusat pelatihan milik Arm di luar negeri. Opsi kedua mendatangkan langsung para pakar teknologi beserta kurikulum pembelajarannya ke Tanah Air.
"Baik dengan mengirimkan mereka ke sini ataupun nanti akan pengajar mereka akan datang ke Indonesia dengan modul-modulnya," terang Rosan.
Transfer keahlian ini diyakini mampu menciptakan terobosan besar bagi industri elektronik dalam negeri. Penguasaan keterampilan perancangan sistem sangat krusial mewujudkan cita-cita kemandirian negara.
Ketersediaan ribuan arsitek digital tangguh menjadi modal utama Indonesia meraih kedaulatan teknologi di tingkat global. "Dan harapannya ini akan membuat suatu lompatan atau leapfrog dari semikonduktor industri yang ada di Indonesia," tutup Rosan.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Rosan Perkasa Roeslani, Arm Limited, dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.