banner-sheroes-yoga
Ekonomi

Panda Bond RI Dapat Restu China, Purbaya Siap Buka Akses Pembiayaan Baru

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengamankan dukungan China & PBOC untuk penerbitan Panda Bond RI, memperluas pembiayaan dan kepercayaan investor.

Panda Bond RI Dapat Restu China, Purbaya Siap Buka Akses Pembiayaan Baru
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/6). Periskop.id/Siti Ayu Rachma
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mengamankan dukungan kuat dari Pemerintah China dan People's Bank of China (PBOC) untuk rencana penerbitan perdana Panda Bond Indonesia. 

Dukungan tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas sumber pembiayaan pembangunan nasional sekaligus memperkuat kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Ia mengatakan bahwa selama dua hari kunjungannya di Beijing, dirinya melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan Kementerian Keuangan China, PBOC, AIIB, dan para investor untuk memperluas akses pembiayaan serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.

"Hasilnya cukup baik. Kita bertemu Menteri Keuangan Tiongkok, People’s Bank of China, dan juga para investor di sini. Dukungan yang diberikan kepada Indonesia sangat kuat," ujar Purbaya dalam keterangannya, Jumat (19/2). 

Salah satu hasil penting dari kunjungan tersebut adalah dukungan penuh Pemerintah China terhadap rencana penerbitan perdana Panda Bond Indonesia di pasar keuangan domestik China. Menurutnya, baik Kementerian Keuangan China maupun PBOC menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung proses penerbitan surat utang tersebut. 

"Kami meminta dukungan untuk penerbitan Panda Bond dan mereka amat mendukung. Bahkan ketika bertemu PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu dokumen pengajuan resmi masuk, prosesnya akan segera dipercepat," tuturnya. 

Kata dia, penerbitan Panda Bond merupakan bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan pembangunan nasional agar tidak bergantung pada satu mata uang atau satu pasar keuangan tertentu. 

"Kita ingin diversifikasi sumber pendanaan pembangunan sehingga tidak dipengaruhi oleh satu sumber mata uang saja. Ini juga sejalan dengan kerja sama transaksi mata uang lokal yang sudah terjalin antara Indonesia dan China," ujarnya. 

Bendahara negara itu menambahkan bahwa dukungan yang diberikan China mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap kondisi ekonomi Indonesia. 

"Diskusi dengan mereka sangat konstruktif dan menunjukkan bahwa kepercayaan China terhadap Indonesia sangat baik. Kedua negara sama-sama memiliki semangat untuk meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih erat," Purbaya mengakhiri.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Investor asing, Bank Sentral China (PBOC), Purbaya Yudhi Sadewa, dan Panda Bond dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.