periskop.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau logam mulia diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan pekan ini dan berpeluang menyentuh level Rp2.600.000 per gram. Prediksi itu mengikuti prospek kenaikan harga emas dunia.
Pada penutupan Sabtu pagi, harga emas Antam tercatat di Rp2.491.000 per gram. Pergerakan harga logam mulia domestik masih sejalan dengan tren penguatan emas global yang ditopang ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi menjelaskan menjelaskan, jika harga emas dunia menguat ke area USD 4.378 hingga USD 4.415 per troy ounce, harga emas Antam diperkirakan naik ke kisaran Rp2.510.000 hingga Rp2.600.000 per gram dalam jangka pendek.
“Ada kemungkinan hari Senin logam mulianya itu di Rp2.510.000 Kemudian dalam satu minggu di hari Sabtu pagi kemungkinan emas ini akan tembus di USD4.415 .000 per troy ounce, kemudian logam mulianya di Rp2.600.000,” ujar Ibrahim, Senin (22/12).
Meski demikian, potensi koreksi tetap terbuka. Apabila harga emas dunia melemah ke area support, harga emas Antam diperkirakan turun ke Rp2.475.000 per gram sebagai support awal. Tekanan lanjutan berpotensi membawa harga ke Rp2.400.000 per gram.
Selain harga emas dunia, pergerakan emas Antam juga dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah. Untuk pekan ini, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp16.680 hingga Rp16.820 per dolar AS, yang relatif stabil dan berpotensi menahan volatilitas harga emas domestik.
“Rupiah sendiri kemungkinan di minggu besok itu di Rp16.680 sampai di Rp16.820,” kata Ibrahim.
Dari sisi sentimen, meningkatnya ketegangan geopolitik global mendorong investor domestik kembali melirik emas fisik sebagai instrumen lindung nilai, terutama di tengah ketidakpastian pasar keuangan. Ketegangan di Timur Tengah, konflik Rusia–Ukraina, serta dinamika hubungan Amerika Serikat dengan sejumlah negara dinilai memperkuat minat masyarakat terhadap emas batangan.
Jika kondisi global tetap tidak stabil hingga akhir tahun dan harga emas dunia terus menguat, harga emas Antam bahkan berpeluang melanjutkan kenaikan ke level Rp2.700.000 per gram, seiring meningkatnya permintaan dan sentimen safe haven.
Tinggalkan Komentar
Komentar