periskop.id - Babak Play-Ins Free Fire National Series (FFNS) 2026 Fall sudah di depan mata, dengan 36 tim terbaik siap memperebutkan tiket Grand Final. Ini dia yang perlu Anda ketahui soal jadwal, format, dan daftar lengkap pesertanya.
FFNS 2026 Fall merupakan turnamen esports Free Fire tingkat nasional yang menjadi gerbang menuju panggung dunia. Tim yang berhasil menjuarai kompetisi ini berhak melaju ke Free Fire World Series (FFWS) 2026 Fall.
Setelah melewati serangkaian babak kualifikasi, persaingan kini menyempit. Hanya 36 tim yang masih bertahan dan layak memperebutkan slot Grand Final.
Jadwal dan Format Play-Ins FFNS 2026 Fall
Play-Ins dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Juni 2026. Setelah babak ini rampung, partai puncak akan digelar di Yogyakarta pada Juli mendatang.
Ke-36 tim peserta dibagi ke dalam tiga grup. Di setiap sesi pertandingan, masing-masing tim menjalani enam match. Tiga tim dengan perolehan poin tertinggi di tiap grup berhak melangkah ke Grand Final.
Dengan skema tersebut, total sembilan tim dari Play-Ins akan bergabung ke Grand Final. Mereka akan bertemu dengan tim peringkat dua dan tiga FFNS 2026 Spring, ditambah satu tim yakni penghuni posisi terbawah di antara wakil Indonesia pada FFWS SEA 2026 Spring.
Daftar 36 Tim Play-Ins FFNS 2026 Fall
Mayoritas peserta Play-Ins berasal dari jalur Offline Qualifiers, yakni sebanyak 24 tim yang mewakili berbagai daerah dari Sabang hingga Kalimantan. Berikut daftar lengkapnya berdasarkan jalur masuk masing-masing.
Dari Offline Qualifiers: Alex Reborn (Salatiga), Asal Usul (Pekalongan), Avangard Damianos (Tanah Laut), Avangard Liku (Sumedang), Carry Us (Jember), EAS Gokil (Limboto), El Family (Semarang), Elang Esports (Bangka), Fav Boys (Gorontalo), Gelkasa Dream (Pontianak), Gen Repture (Jombang), Gokil Jo Noa (Manado), Kagendra (Depok), Mostdie Kehancuran (Kendari), Ninja (Karawang), Petigade (Garut), Primaxrpm (Jambi), T1 Pasuruan (Pasuruan), Tim Sukses (Sidoarjo), Vagos (Buleleng), Varen Meroket (Pekanbaru), Xoxo Pride (Klaten), 4Ninja Bali (Bali), dan 4Ninja (Balikpapan).
Dari Online Qualifiers, dua tim yang melaju adalah Fivemortals dan Dcngaji. Jalur Guild War meloloskan Seven King dan Strenght GRT. Sementara tiga slot lain ditempati oleh P3D Kediri XYZ dari AXIS Cup 2026, Borneo Hilang Arah selaku juara DANA Community Cup 2026, dan Gelkasa Esports lewat ajang UniPin Free Fire Series.
Lima slot terakhir diisi oleh tim-tim dari peringkat lima hingga sepuluh FFNS 2026 Spring, yakni Vesakha Esports, Sriwijaya Esports, Jiggle is Back, MBR Omega, dan RRQ Academy.
Kasus Diskualifikasi dan Masuknya RRQ Academy
Perlu dicatat, slot dari FFNS 2026 Spring seharusnya dimulai dari peringkat empat. Namun Persatuan PSSJ yang menempati posisi tersebut terbukti melakukan kecurangan di turnamen lain, sehingga didiskualifikasi dari FFNS 2026 Fall.
Slot yang ditinggalkan PSSJ semestinya jatuh ke Kagendra sebagai peringkat sembilan. Karena Kagendra sudah lebih dulu lolos lewat jalur Offline Qualifiers, jatah tersebut beralih ke tim di bawahnya, yaitu RRQ Academy yang sebelumnya berada di peringkat sepuluh FFNS 2026 Spring.
Ini menjadi pengingat bahwa integritas kompetisi tetap ditegakkan, dan setiap tim yang terbukti curang tidak mendapat tempat di turnamen resmi.
Peluang Lolos ke Grand Final Yogyakarta
Persaingan di Play-Ins dipastikan ketat mengingat semua tim datang dari jalur kualifikasi yang berbeda-beda, mulai dari daerah terpencil hingga tim yang sudah punya rekam jejak di musim sebelumnya.
Hanya sembilan dari 36 tim yang akan bertahan. Format tiga grup dengan enam match per sesi memberikan kesempatan yang relatif merata, namun konsistensi dan strategi tim tetap menjadi penentu akhir.
Grand Final di Yogyakarta menjadi panggung terakhir sebelum satu nama diumumkan sebagai wakil Indonesia di FFWS 2026 Fall. Pastikan Anda mengikuti perkembangan Play-Ins mulai 12 Juni untuk tahu siapa yang melangkah lebih jauh.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar