periskop.id - Wali Kota Madiun Maidi yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, Senin (19/1) malam.

Maidi tiba sekitar pukul 22.35 WIB. Ia turun dari kendaraan dengan mengenakan jaket biru dongker dan celana hitam. Kepala daerah tersebut tampak memakai topi, sambil menjinjing tas berwarna biru muda serta sebuah pouch hitam. Setibanya di lobi Gedung KPK, Maidi langsung digiring petugas menuju area pemeriksaan.

Saat ditanya awak media mengenai kondisinya, Maidi hanya memberikan jawaban singkat.

“Baik,” kata Maidi di Gedung KPK.

Maidi juga sempat menyampaikan pesan singkat kepada warga Kota Madiun. Ia mengklaim tidak pernah lelah untuk membangun daerah yang dipimpinnya.

“Saya tidak pernah lelah untuk membangun Kota Madiun,” ujarnya.

Ia pun meminta doa dari masyarakat agar selalu diberikan kesehatan.

“Kalau ada kekurangan, doakan saya sehat,” ucap Maidi.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya operasi tangkap tangan di wilayah Madiun, Jawa Timur, pada Senin (19/1). Dalam OTT tersebut, tim KPK mengamankan total 15 orang. Dari jumlah itu, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK.

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Adapun, OTT di Madiun ini diduga berkaitan dengan praktik pemberian fee proyek serta dana corporate social responsibility (CSR) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.