periskop.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi keluarga maupun kerabat tahanan untuk melakukan kunjungan tatap muka selama perayaan Imlek 2026 Masehi atau 2577 Kongzili. Lembaga antirasuah mengambil langkah ini sebagai bentuk pemenuhan hak-hak dasar bagi para tahanan korupsi.
"Jadwal berkunjung dapat dilakukan sejak pukul 10.00-12.00 WIB," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa (17/2).
KPK memastikan para tahanan tetap bisa berinteraksi dengan orang terdekat mereka pada momen hari besar. Kesempatan ini diberikan secara merata kepada seluruh penghuni rumah tahanan.
Budi mengingatkan seluruh pengunjung untuk mematuhi tata tertib yang berlaku di lingkungan rutan. Ketertiban menjadi prioritas demi kenyamanan dan keamanan bersama selama jam besuk berlangsung.
“KPK mengimbau agar kunjungan tetap dilakukan secara tertib dan teratur, termasuk dalam hal pengantaran makanan bagi para tahanan,” katanya.
Meskipun layanan kunjungan dibuka secara resmi, Budi mengungkapkan fakta menarik terkait kondisi di dalam rutan. Tidak ada satu pun tahanan KPK yang tercatat merayakan Imlek pada tahun ini.
Lembaga antirasuah turut memperbarui data terkini mengenai jumlah penghuni sel tahanan. Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih saat ini dihuni oleh total 40 orang.
Komposisi tahanan di gedung utama tersebut didominasi oleh laki-laki. Rinciannya terdiri atas 32 orang pria dan delapan orang wanita.
Sementara itu, Rutan Cabang KPK Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi menampung jumlah yang sedikit lebih banyak. Lokasi ini dihuni oleh 41 tahanan yang seluruhnya berjenis kelamin pria.
Total tahanan tersebut tidak semuanya berada di dalam sel karena alasan kesehatan. Beberapa orang harus mendapatkan penanganan medis di luar fasilitas rutan.
“Dua orang di antaranya sedang dibantarkan karena sedang menjalani perawatan kesehatan,” katanya.
Tinggalkan Komentar
Komentar