Periskop.id - Seorang wanita berinisial YTR (29) disekap dan dianiaya kekasihnya, TH, selama tiga tahun di sebuah kamar kos kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tangis korban pecah ketika dokter mencoba menggali penyebab luka-luka parah yang memenuhi wajah dan kepalanya.

Kakak YTR, Melanie Silviani, memaparkan adiknya semula berdalih jatuh dari kamar mandi saat ditanya soal luka tersebut. Baru setelah beberapa waktu, YTR akhirnya berterus terang bahwa dirinya telah disiksa.

Advertisement

"Pas ditanya dokter lukanya kenapa, dia malah nangis dan bilang kalau dia jatuh dari kamar mandi. Lalu kelamaan dia bilang, kalau dia disiksa," kata Melanie dalam keterangannya, Senin (22/6).

Melanie menduga adiknya sengaja menutup-nutupi peristiwa itu karena trauma berat terhadap pelaku. YTR disebut takut menerima kekerasan yang jauh lebih parah apabila berani menceritakan apa yang sesungguhnya terjadi.

"Awalnya enggak (jujur). Ke sini-ke sini baru ngomong. Karena katanya kalau dia macam-macam ya, itu pasti dipukuli habis-habisan," tambah Melanie.

Setelah kebenaran terungkap, kondisi YTR dilaporkan dalam keadaan kritis. Korban mengalami sejumlah luka berat, di antaranya gangguan penglihatan yang membuatnya tidak bisa melihat secara normal, bibir sumbing, serta kesulitan berbicara.

Kondisi fisik YTR disebut sangat memprihatinkan hingga ia tidak mampu berjalan. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Selama tiga tahun, YTR diduga dikurung dan mendapat kekerasan berulang kali oleh TH di kamar kosnya. Keluarga baru mengetahui kondisi sebenarnya setelah YTR akhirnya dibawa ke fasilitas medis.

Keterangan Melanie menjadi satu-satunya jendela yang membuka gambaran apa yang dialami adiknya selama bertahun-tahun itu. Ia menekankan bahwa ketakutan korban terhadap pelaku menjadi tembok tebal yang lama menghalangi kebenaran keluar.

Kasus penyekapan dan penganiayaan ini terjadi di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, dan kini tengah ditangani lebih lanjut oleh pihak berwenang. YTR masih berjuang memulihkan kondisinya di RSHS Bandung.