Periskop.id - Sebuah pesawat angkut militer Rusia, Antonov AN-22, mengalami kecelakaan fatal saat menjalani uji terbang, jatuh di dekat wilayah Ivanovo, timur Moskwa, pada Selasa (9/12/2025). Seluruh awak pesawat dilaporkan tewas dalam insiden tragis ini.

Dikutip dari AFP, Komite Investigasi Rusia telah membuka penyelidikan untuk menelusuri dugaan pelanggaran aturan persiapan penerbangan.

"Pada 9 Desember 2025, saat uji terbang, sebuah pesawat AN-22 jatuh di dekat desa Ivankovo di wilayah Ivanovo," kata komite tersebut.

Kendati Komite Investigasi tidak menyebutkan secara pasti jumlah orang yang ada di atas pesawat, kantor berita negara TASS sebelumnya melaporkan bahwa pesawat tersebut ditumpangi oleh tujuh orang.

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa penerbangan tersebut terjadi setelah pesawat menjalani perbaikan.

"Hari ini di wilayah Ivanovo, saat uji terbang pasca perbaikan, sebuah pesawat angkut militer AN-22 jatuh," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Kecelakaan pesawat Antonov AN-22 ini bukan yang pertama kalinya. Pesawat angkut berat era Soviet ini memiliki riwayat insiden fatal, yang menunjukkan tantangan dalam pengoperasian pesawat langka berusia tua ini.

Dilansir dari Aviospace dan laporan Bureau of Aircraft Accidents Archive, AN-22 tercatat pernah mengalami kecelakaan besar pada tahun 1970 dan kecelakaan fatal pada tahun 2012 yang sempat membuat seluruh armada dilarang terbang.

1. Hilang Misterius di Atlantik (1970)

Kecelakaan pertama terjadi pada 18 Juli 1970, saat pesawat Antonov AN-22 milik Uni Soviet sedang melakukan penerbangan kemanusiaan dari Moskwa menuju Lima, Peru. Pesawat tersebut membawa 15 penumpang, delapan awak, dan berbagai barang bantuan untuk korban gempa bumi.

Sekitar 47 menit setelah lepas landas dari Bandara Keflavik, Islandia, kontak radio dan radar terputus. Pesawat itu jatuh dalam keadaan yang tidak diketahui ke Samudra Atlantik Utara. Operasi search and rescue (SAR) yang dilakukan oleh otoritas Kanada, Amerika Serikat, Islandia, dan Uni Soviet gagal menemukan jejak pesawat maupun 23 penumpangnya. Operasi dihentikan setelah satu bulan.

2. Jatuh di India Akibat Kerusakan Baling-Baling (1970)

Lima bulan setelah insiden pertama, pada 19 Desember 1970, kecelakaan fatal kembali terjadi. Sekitar 40 menit setelah lepas landas dari Bandara Dhaka-Tejgaon, dalam perjalanan menuju New Delhi, awak pesawat Antonov AN-22 Uni Soviet menyatakan keadaan darurat setelah baling-baling terlepas.

Awak pesawat dialihkan ke Panagarh, Bengal Barat. Karena tidak dapat menurunkan roda pendaratan dan flap, kapten melakukan penerbangan rendah di atas landasan pacu sejauh dua kilometer. Sayangnya, sayap kanan jatuh dan menabrak permukaan landasan pacu. Pesawat kehilangan kendali, jatuh, dan terbakar. Seluruh 25 penumpang tewas dalam insiden ini.

3. Tragedi Latihan yang Menewaskan 12 Orang (2012)

Kecelakaan fatal kembali menimpa pesawat kargo militer Antonov An-22 pada 2012. Pesawat yang terbang kosong dari Voronezh ke Tver tersebut jatuh saat latihan di daerah pedesaan di wilayah Tula, Rusia tengah. Kecelakaan yang menewaskan 12 orang ini menyebabkan semua pesawat Antonov AN-22 dilarang terbang untuk sementara waktu.