periskop.id - Emas kembali membuktikan diri sebagai investasi yang stabil dan menguntungkan. Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan PT Pegadaian (Persero) Widi Hartanta, melaporkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, harga emas meningkat hingga 468%, jauh melampaui inflasi maupun instrumen investasi lainnya.
“Emas bukan sekadar aset fisik, tetapi juga alat perlindungan finansial di tengah ketidakpastian ekonomi global. Secara jangka panjang, rata-rata kenaikan emas mencapai 12,5% per tahun, menjadikannya investasi yang aman dan strategis,” ujar Widi di Jakarta, Senin (22/12).
Melihat tren tersebut, Widi menyampaikan pegadaian kini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan tabungan emas sebagai sarana investasi yang fleksibel. Dengan modal kecil, masyarakat bisa menabung emas secara rutin, mentransfer, atau bahkan menggadaikannya. Dengan demikian, emas bukan hanya menjadi penyimpan nilai, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan besar seperti pendidikan anak, membeli rumah, atau kendaraan.
Tak hanya menabung, Widi menuturkan di Pegadaian masyarakat juga akan disuguhi beragam layanan tambahan. Mulai dari cicilan emas, gadai emas, deposito emas, hingga pendaftaran haji atau umrah dengan menggunakan emas sebagai jaminan yang aman dengan fleksibilitas tinggi.
"Sistem ini tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga memaksimalkan nilai emas sebagai instrumen finansial yang produktif," lanjut dia.
Selain fleksibilitas dan keamanan, dengan menabung emas masyarakat juga akan mendapatkan beragam keuntungan seperti tambahan berupa pertumbuhan nilai emas. Misalnya, tabungan 100 gram dapat berkembang menjadi 101 gram dalam setahun melalui skema deposito emas. Hal ini membantu menjaga nilai investasi tetap meningkat sekaligus melindungi kekayaan yang dimiliki.
Lebih lanjut, Widi kembali menekankan emas bukan sekadar alat menabung, tetapi instrumen yang dapat dikonversi untuk berbagai kebutuhan finansial. Dalam jangka menengah hingga panjang, emas bisa digunakan untuk pendidikan anak, membeli rumah, kendaraan, atau kebutuhan ibadah.
Dengan mekanisme ini, emas menjadi aset yang tidak hanya aman tetapi juga produktif. Menawarkan berbagai produk yang legal, fleksibel, dan menguntungkan, Pegadaian membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi finansial, melindungi aset, dan membangun ketahanan finansial jangka panjang.
"Di tengah kondisi ekonomi yang bergejolak, emas tetap menjadi investasi yang relevan, aman, dan menguntungkan untuk semua kalangan," tuturnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar