banner-sheroes-yoga
Kota

Muncul Protes Warga, Pemprov DKI Segera Bahas Perizinan Padel di Jakarta

Muncul protes dari warga yang mengaku lapangan padel di dekat rumahnya menimbulkan kebisingan sehingga mengganggu aktivitas keseharian

padel berkebaya
Program Director Indonesia Kaya Renitasari Adrian (kanan) dan aktris Titi Kamal (kiri) bermain padel dengan menggunakan baju kebaya saat acara merayakan kebaya dalam gaya hidup aktif generasi muda di Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Antara Foto/Muhammad Iqbal
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku akan segera mengundang seluruh pihak terkait, untuk membahas terkait perizinan padel di ibu kota.

“Jadi minggu depan saya akan mengundang seluruh pihak yang khusus berkaitan dengan izin padel ini,” kata Pramono di Balai Kota, Kamis (19/2). 

Hal ini ia lakukan karena adanya protes dari sejumlah warga yang mengaku lapangan padel di dekat rumahnya menimbulkan kebisingan sehingga mengganggu aktivitas keseharian.

Karena itu, Pramono akan memerintahkan kepada jajaran untuk mempresentasikan daerah-daerah mana saja yang melanggar izin padel dan mengganggu kenyamanan warga. "Tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas untuk itu,” tuturnya. 

Untuk diketahui, baru-baru ini, viral di media sosial threads @idhm yang mengeluh lapangan padel di sebelah rumahnya bising dan mengganggu rutinitas.

“Bulan Januari lalu adalah titik balik saya sebagai seorang ayah, yang mana tiap hari kami sekeluarga ‘dipaksa menerima’ suara-suara lapangan padel fourthwall haji nawi,” tulisnya.

Ia mengaku secara proaktif melaporkan, mencatat dan mendokumentasikan kebisingan yang ada dengan para tetangga. Bahkan, ia juga telah melaporkan hal tersebut melalui aplikasi JAKI.

“Dari puluhan laporan yang kami buat, Sudin terkait harus selalu berpihak dan hadir bagi pelapor/warga yang terdampak. Bukan malah sebaliknya,” tulis akun tersebut.

 

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Padel, perizinan padel, DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Demo dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.