Periskop.id - Pusat Grosir Blok A Tanah Abang tutup gedung pada 20-26 Maret 2026 dalam rangka libur Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
"Tanggal 20-26 Maret, Gedung A Blok A Tanah Abang tutup," kata Pengelola Pasar Blok A Tanah Abang Hery Supriyatna saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (14/3).
Dia mengatakan, salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta itu akan kembali buka seperti biasa pada 27 Maret 2026. Pada 19 Maret 2026, Blok A Tanah Abang hanya buka sampai pukul 14.00 WIB. Khusus pedagang grosir, biasanya sudah pasti tutup H-1 Lebaran.
"Banyak toko sudah tutup untuk mudik. Kira-kira 60%(toko yang masih buka pada 19 Maret 2026)," ujar Hery.
Sekitar dua pekan terakhir Ramadan dan menjelang Lebaran tahun ini, pengunjung Tanah Abang diprediksi mulai ramai, dengan kisaran sekitar 100 ribu orang.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno sempat menyambangi Pasar Tanah Abang. Menurut Hery, kunjungannya kali itu terkait maksimalisasi pelayanan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Selain itu, Rano juga memastikan pengunjung dan penjual merasa nyaman serta tidak ada parkir liar di kawasan tersebut. Rano menegaskan tidak ada ruang untuk parkir liar karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen memberantas dan menertibkan seluruh parkir liar di Jakarta.
Kenaikan 30%
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan penjualan pedagang Pasar Tanah Abang kini sudah mengalami kenaikan sekitar 30%.
“Tadi saya tanyakan, memang sebagian besar (pedagang) menyampaikan bahwa sudah mulai ada perbaikan. Walaupun belum seperti yang diharapkan, kenaikannya baru sekitar ada yang 20-30%,” kata Pramono.
Pramono usai menyaksikan "Jakarta Hijab Fest" di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, menyebutkan, pesaing utama dari para pedagang kini adalah toko-toko online yang tersebar di berbagai platform. Untuk itu, Pramono mengatakan, banyak pedagang yang kini sudah mulai turut berdagang secara online untuk memperluas pasarnya.
Untuk diketahui, sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pemerintah Jakarta pun menyelenggarakan "Jakarta Hijab Fest" di Pasar Tanah Abang.
Acara itu diikuti para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta serta sejumlah pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Busana yang diperagakan dibeli langsung dari para pedagang Tanah Abang sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pun sempat melakukan sidak di Pasar Tanah Abang, setelah mendengar spekulasi bahwa perekonomian nasional sedang menuju resesi, yang salah satu indikasi terduga adalah pasar yang makin sepi.
Menurut Purbaya, berbagai indikator ekonomi menunjukkan, perekonomian nasional dalam kondisi yang baik. “Ternyata betul, daya beli masih ada, orang masih belanja dan pasar masih ramai. Saya datang ke sana, tiba-tiba banyak orang ngumpul. Artinya, di sekeliling kita kan masih banyak orang yang lagi belanja,” ujarnya.
Dia menerjemahkan kerumunan orang yang belanja di pasar itu sebagai sinyal, ekonomi masih dalam kondisi yang terjaga. Karena itu, dia optimistis perekonomian Indonesia jauh dari potensi resesi.
“Artinya, daya beli masyarakat sepertinya sedang membaik dan kita tidak resesi, apalagi krisis. Kita jauh dari krisis. Jadi, ekonomi kita sedang bagus," tuturnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar